Anggota TNI Vs Polisi di Ambon Berujung Saling Maaf, Ini Pangkal Masalahnya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 10:56 WIB
Anggota TNI vs Polisi di Ambon yang terlibat baku hantam akhirnya saling memaafkan.
Foto: Tangkapan layar video viral TNI baku hantam dengan Polantas di Ambon. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggota TNI vs Polisi di Ambon yang terlibat baku hantam akhirnya saling memaafkan. Permasalahan TNI vs Polisi ini terjadi pada Rabu (24/11/2021).

Video viral TNI vs polisi berkelahi ini sempat ramai jadi sorotan di media sosial. Dalam video tersebut, tampak anggota TNI sedang adu jotos dengan 2 Polantas dan disaksikan sejumlah masyarakat di pinggir jalan.

Simak informasi berikut ini mengenai TNI vs Polisi yang sudah kami rangkum.

TNI Vs Polisi: Awal Permasalahan

Peristiwa baku hantam TNI vs Polisi itu disebabkan karena adanya kesalahpahaman di antara kedua belah pihak. Saudara dari anggota TNI dari Kodam XVI/Pattimura yang merupakan warga sipil ditilang oleh anggota Polantas dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

"Ada sedikit kesalahpahaman antara anggota kami dengan salah satu rekan dengan anggota TNI," ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Rabu (24/11).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat mengucapkan, ada 2 Polantas yang mengatur lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Rabu (24/11) sore. Lalu, dua Polantas itu menilang seorang pengendara, pengendara tersebut lalu lapor ke saudaranya yang merupakan anggota TNI.

"Kemudian daripada anggota masyarakat tersebut melapor ke saudaranya yang adalah anggota TNI. Sehingga datang saudaranya, kemudian terjadi percekcokan di situ. Seperti yang viral," kata Kombes Roem, Rabu (24/11)

TNI Vs Polisi: Sudah Saling Memaafkan

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayogo Choirul Fajar mengatakan permasalahan TNI vs Polisi ini sudah selesai secara damai. Kedua pihak sudah saling memaafkan.

"Ini permasalahan ada kesalahpahaman, sudah diselesaikan dan tidak akan diperpanjang," ujar Kolonel Adi dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Rabu (24/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem. Dia mengungkapkan bahwa oknum TNI dan Polisi itu sudah bersalaman dan berangkulan di hadapan komandan masing-masing.

"Masalah ini sudah diselesaikan sebagaimana tadi rekan-rekan sendiri sudah lihat, bahwa di antara mereka sudah saling salaman dan juga sudah saling memaafkan," ujar Kombes Roem.

Meski kejadian anggota TNI vs polisi di Ambon berujung damai, sanksi tetap disiapkan untuk mereka. Simak di halaman selanjutnya.