9 Kiai Sepuh Minta Muktamar PBNU Ke-34 Diundur hingga Akhir Januari 2022

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 07:41 WIB
9 Kiai sepuh meminta muktamar NU ditunda akhir Januari 2022
9 kiai sepuh meminta muktamar NU ditunda akhir Januari 2022. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Sebanyak 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah mengadakan pertemuan di Jakarta. Mereka membuat beberapa keputusan, khususnya meminta Muktamar ke-34 PBNU diundur hingga Januari 2022.

Dari dokumen yang diterima detikcom, Rabu (24/11/2022), 9 kiai sepuh atau masyayikh yang menandatangani kesepakatan musyawarah ini antara lain KH Anwar Mansyur dari Jawa Timur, KH Abuya Muhtadi Dimyati dari Banten, Tuanku Bagindo H Muhammad Letter dari Sumatera Barat, dan KH Manarul Hidayat dari Jakarta.

Kemudian, Dr. KH Abun Bunyamin dari Jawa Barat, KH Ahmad Haris Shodaqoh dari Jawa Tengah, KH Abdul Kadir Makarim dari NTT, KH Muhsin Abdillah dari Lampung, dan Dr KH Farid Wajdy dari Kalimantan Timur.

Ada lima poin kesimpulan hasil pertemuan, salah satunya mengundurkan jadwal muktamar. Berikut poin-poin yang disepakati, yaitu:

1) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan.

2) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama disertai suasana teduh, aman, damai, dan harmonis.

3) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dilaksanakan dengan persiapan yang maksimal dan optimal. Karena itu, idealnya muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama dilaksanakan pada akhir Januari 2022 bertepatan dengan Harlah NU ke-96.

4) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama berkualitas dan bermartabat dalam rangka menyongsong satu Abad Nahdlatul Ulama.

5) Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama menghasilkan keputusan dalam rangka membangun kemandirian bangsa dan perdamaian dunia.


Gelaran Muktamar NU awalnya dijadwalkan pada 23-25 Desember 2021. Namun, kemungkinan pelaksanaan Muktamar NU itu kini kembali harus dibicarakan kembali menyusul kebijakan PPKM level 3.

(aik/aud)