Bom Mesir, 30 Orang Ditangkap
Rabu, 26 Apr 2006 12:20 WIB
Dahab - Otoritas Mesir bergerak cepat menyusul terjadinya tiga ledakan bom di kota wisata Dahab yang menewaskan sedikitnya 23 orang dan melukai 62 lainnya. Sejauh ini sudah 30 orang yang ditangkap terkait pengeboman beruntun pada Senin 24 April malam lalu. Demikian disampaikan pejabat kepolisian Mesir seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Rabu (26/4/2006).Pemerintah Mesir mengutuk peristiwa berdarah ini. "Insiden ini dialamatkan untuk seluruh Mesir, tak ada alasan untuk itu kecuali bahwa ini sebagai upaya untuk menghancurkan perekonomian Mesir dengan menyerang periwisata," ujar Perdana Menteri (PM) Mesir Ahmed Nazif.Adapun Presiden Mesir Hosni Mubarak menyebut serangan ini sebagai aksi teroris keji. Akibat ledakan bom ini, sebuah restoran, dua jembatan, dan Hotel Masrobiah hancur. Serangan ini terjadi hanya sehari setelah pemimpin al Qaeda, Osama bin Laden menyerukan umat muslim untuk mendukung al Qaeda dalam perang melawan Barat.Ini merupakan serangan teroris ketiga di Mesir sejak 2004 lalu. Pada Oktober 2004, 34 orang tewas akibat ledakan bom di Taba dan Ras Shitan di wilayah Sinai utara dekat perbatasan Israel. Kemudian pada 23 Juli 2005, aksi pengebom bunuh diri menewaskan 64 orang, kebanyakan turis, di Sharm el-Sheik, Sinai.
(ita/)











































