Agung: Pembatasan Konsumsi BBM Harus Dilandasi Konsep Kuat
Rabu, 26 Apr 2006 12:17 WIB
Jakarta - Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta akan membatasi konsumsi BBM masyarakat seiring melesatnya harga minyak dunia. Namun jika hal itu dilakukan atas dasar penghematan, maka pemerintah harus punya konsep yang jelas dan konsisten."Imbauan penghematan tidak salah asalkan konsisten dan ingin tahu konsepnya yang jelas seperti apa," ujar Ketua DPR Agung Laksono di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/4/2006).Agung mengatakan, jika kebijakan itu tidak dilakukan dengan konsep yang jelas dan konsisten maka akan terjadi kondisi seperti saat pemerintah mengimbau penghematan listrik."Yang lalu ada penghematan listrik. Kita tidak tahu berjalan atau tidak, signifikan atau tidak. Makanya harus ada kejelasan," kata dia.Agung mengusulkan agar pemerintah segera mendiversifikasi energi untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM serta melonjaknya harga minyak mentah di pasar internasional."80 Persen konsumsi BBM bisa kita alihkan ke batubara, gas atau panas bumi. Kita juga bisa usulkan penggunaan listrik oleh pabrik-pabrik," cetusnya.
(umi/)











































