Bupati Kebumen Hadirkan Pengobatan Gratis di Pondok Pesantren

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 20:30 WIB
Bupati Kebumen Hadirkan Pengobatan Gratis di Pesantren
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Pemkab Kebumen menggelar bakti sosial di salah satu Pondok Pesantren. Baksos gratis tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari program Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yakni Sibusah (Santri Sehat dan Berkah).

Melalui RSUD dr Soedirman Kebumen, acara berbentuk sociomedis atau bakti sosial itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Tathmainul Qulub Tamansari, Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen pada Rabu (24/11/2021). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan secara gratis.

Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan seperti sunatan massal, pengobatan penyakit umum untuk masyarakat, dan operasi katarak ini. Hadir dalam acara itu antara lain Asisten 1 Sekda Kebumen Edi Rianto, dan Asisten 3 Sekda Kebumen Amin Rahmanurrasjid.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 3 karena berhalangan hadir menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUD dr Soedirman yang sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan turun langsung secara gratis.

"Kegiatan ini tentunya sangat mendukung komitmen pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Serta kaitannya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jadi ini perlu ditingkatkan, demikian juga rumah sakit yang lain," kata Arif Sugiyanto dalam sambutannya.

Sociomedis ini memang sengaja dihadirkan di Pondok Pesantren, sebagai bentuk implementasi dari program bupati, yakni Sibusah (Santri Sehat dan Berkah). Bupati menginginkan agar layanan kesehatan rumah sakit yang ada di Kebumen juga menyasar ke pondok-pondok pesantren.

"Jadi ini merupakan bagian dari program implementasi dari Sibusah. Kita ingin rumah sakit yang ada di Kebumen melalui CSR-nya bisa datang ke pondok pesantren memberikan pelayanan kesehatan untuk para santri. Sehingga tidak ada lagi kesan kehidupan santri di Ponpes ini kurang sehat," imbuhnya.

Arif Sugiyanto yang saat ini menjadi Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen memahami bagaimana kehidupan para santri di Ponpes. Karena itu, selain Sibusah, ia juga memiliki program Sibasuh yaitu Program Bapak Asuh. Untuk sasarannya adalah santri pondok pesantren yang kurang mampu yang akan diberi bantuan dari pemerintah.

"Kemudian untuk vaksinasi, kita juga sudah memberikan pelayanan vaksin untuk para santri di Pondok Pesantren. Sehingga santri punya kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari virus COVID-19. Alhamdulillah sampai saat ini sudah tidak ada lagi klaster COVID-19 di Ponpes yang ada di Kebumen," terangnya.

Arif pun terus mengajak kepada masyarakat untuk selalu berperilaku hidup sehat, terlebih di masa pandemi ini, dimana semua tengah berupaya menekan penyebaran virus Corona agar tidak semakin luas. Jika upaya ini tidak didukung oleh masyarakat, maka penanganan virus Corona bisa menjadi sia-sia.

"Karena seberapa pun canggihnya alat kesehatan, seberapapun banyaknya sarana dan prasarana kesehatan, serta seringnya kegiatan pengobatan massal, tidak akan berarti banyak jika masyarakat tidak menerapkan pola hidup sehat," tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen, Widodo Suprihantoro menambahkan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan Corporate Social Responsibility atau CSR, dimana pihak rumah sakit berkewajiban memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

"Ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun kita lakukan dengan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat. Dan ini sudah kita lakukan di sejumlah tempat, sebelumnya belum lama ini kami juga melakukan sociomedis di Kalitengah, Gombong," ujar Widodo.

Adapun untuk kegiatan sociomedis hari ini terdiri dari sunatan massal ada 50 kuota, pengobatan umum 150 kuota, dan operasi katarak diperuntukkan bagi 20 orang. Sesuai arahan bupati, pihaknya siap untuk menghadirkan lagi layanan kesehatan untuk para santri di Pondok Pesantren.

"Kalau untuk katarak hari ini hanya pemeriksaan biasa, operasinya akan dilaksanakan pada Sabtu (27/11) besok. Kita siap, artinya santri ini memang menjadi salah satu kelompok sosial yang harus diperhatikan. Kita bisa menggandeng Puskesmas di masing-masing wilayah untuk menghadirkan layanan kesehatan di Ponpes," pungkasnya.

Simak juga 'Petani Garam Kebumen Bisa Produksi 7,2 Ton':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)