Ustaz Das'ad Latif Bicara Beruntungnya Perempuan dalam Islam

Rosmha Widiyani - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 05:00 WIB
Young Woman Praying. Young Muslim woman praying, indoors. Young Muslim woman in beige hijab and traditional clothes praying for Allah, copy space. Arab Muslim woman praying
Ilustrasi perempuan Islam yang disebut Ustaz Das'ad Latif beruntung. Foto: Getty Images/iStockphoto/dragana991
Jakarta -

Seorang perempuan yang memilih Islam ternyata sangat beruntung. Seluruh tindak tanduknya selama di dunia ditanggung empat orang pria. Termasuk saat dia berdosa akibat mengabaikan perintah Allah SWT.

"Wanita Islam itu sebelum diperiksa semua amal-amalnya, sebelum diperiksa puasanya, diperiksa hajinya, ada empat laki-laki yang harus menanggung dia," ujar Ustaz Das'ad Latif yang diunggah dalam Instagramnya dasadlatif1212.

Keempat laki-laki itu adalah orang tua (bapak), suami, anak laki-laki, dan saudara lelaki. Menurut Ustaz Da'ad, mereka akan ditanya dan bertanggung jawab pada berbagai hal yang dilakukan perempuan.

Ustaz Das'ad mencontohkan jika seorang perempuan Islam tidak menggunakan hijab. Hal ini akan ditanyakan pada bapak, suami, anak, dan saudara lelakinya. Jika keempatnya dinilai tak bertanggung jawab, maka wanita tersebut tak perlu menanggung risiko.

"Itu enaknya jadi perempuan Islam. Beda dengan kami laki-laki," ujar Ustaz Das'ad dalam unggahan yang dikutip detikEdu pada Rabu (24/11/2021).

Amalan seorang pria beristri tidak bisa jadi penolong di akhirat jika pasangannya tak taat ketentuan Allah SWT. Misalnya gemar bergosip, lalai puasa, malas sholat, dan tidak menutup aurat.

Ustaz Das'ad mengutip ayat ku anfusakum wa ahlikum naro yang terdapat dalam Al Quran surat At Tahrim ayat 6. Ayat ini mengingatkan tanggung jawab dan pentingnya memelihara keluarga demi menghindari neraka.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Arab latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ qū anfusakum wa ahlīkum nāraw wa qụduhan-nāsu wal-ḥijāratu 'alaihā malā`ikatun gilāẓun syidādul lā ya'ṣụnallāha mā amarahum wa yaf'alụna mā yu`marụn

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Namun, bagaimana jika seorang perempuan Islam menjadi pasangan suami yang lalai perintah Allah SWT?

Menurut Ustaz Das'ad, seorang istri tak menanggung dosa suaminya di akhirat. Istri bisa menikmati sepenuhnya buah ketaatan pada perintah Allah SWT dan rasulNya.

"Suamiku tukang selingkuh, pemabuk, tukang tipu, koruptor, bagaimana? Tidak ada hubungan karena dia (suami) yang tanggung dosanya," kata Ustaz Das'ad.

Ustaz Das'ad mengutip kalimat hadis tadhkhulul jannata bissalam, untuk menggambarkan kepastian surga seorang perempuan Islam yang taat perintah Allah SWT. Berikut salah satu haditsnya

أيُّهَا النَّاسُ : أَفْشُوا السَّلامَ ، وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ ، تَدْخُلُوا الجَنَّةَ بِسَلاَمٍ

Arab latin: Ayyuhannas Afsyus salaam, wa'ath'imuth tho'aam, wasiilul arham, washallu billaili wannaasu niyaam, tadhkhulul jannata bissalam.

Artinya: "Wahai manusia, tebarkanlah salam, bagikanlah makanan, dan shalatlah pada waktu malam ketika orang-orang sedang tidur, niscaya kalian pasti masuk surga dengan selamat." (HR Tirmidzi).

(row/erd)