ADVERTISEMENT

ITDC Pastikan Tangani Anjing Liar di Mandalika Sesuai Aturan: Hanya Dihalau

Faruk Nickyrawi - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 08:54 WIB
Dingo di Cape Range National Park
Ilustrasi Anjing (iStock)
Mandalika -

Sejumlah anjing liar dikabarkan mati mendadak secara serempak di area sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Pengembang Kawasan The Mandalika, PT ITDC menegaskan penanganan hewan-hewan liar seperti anjing pada saat pelaksanaan event WSBK dilakukan sesuai aturan dan prinsip animal welfare.

"Oleh karena itu, menanggapi isu yang beredar terkait anjing mati di sekitar kawasan The Mandalika, menyatakan bahwa penanganan anjing liar di dalam kawasan dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip animal welfare dan memastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan penanganan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkap Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/11/2021).

Dalam pengembangan destinasi pariwisata yang dikelolanya, ITDC selalu memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan pariwisata berkelanjutan. ITDC juga berkomitmen untuk selalu menghormati hak masyarakat serta menjaga keberlangsungan kehidupan
lingkungan sekitar.

"Terkait isu anjing liar, kami pastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan penanganan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Termasuk penanganan anjing di kawasan Sirkuit yang wajib kami lakukan demi kelancaran dan keselamatan pebalap serta memenuhi regulasi penyelenggaraan event balap," jelasnya.

"Kami menghalau anjing yang memasuki sirkuit, khususnya area paddock, dan memasang pagar yang rapat di sekeliling sirkuit agar anjing yang sudah dihalau tidak kembali masuk," tambahnya.

Bram menuturkan, komitmen ITDC dalam menghormati animal welfare telah dilakukan sejak 3 tahun yang lalu dengan membangun Mandalika Dog Selter seluas 4.000 m2. ITDC juga menggandeng pencinta hewan dan dokter hewan yang dikontrak khusus.

"Komitmen kami dalam menghormati animal welfare ini dapat dilihat dari Mandalika Dog Shelter yang kami bangun 3 tahun lalu. Shelter seluas 4.000 m2 ini menerima anjing liar yang selanjutnya dapat diadopsi secara resmi oleh pencinta anjing. Shelter ini dijalankan dengan menggandeng komunitas pecinta anjing serta di bawah pengawasan dokter hewan yang dikontrak ITDC," tuturnya.

Simak juga video 'WSBK Mandalika Selesai, Ada Catatan Nih dari Penonton Buat Penyelenggara':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT