DKI Minta Pusat Bantu Perbaikan Sekolah
Selasa, 25 Apr 2006 23:52 WIB
Jakarta - Presiden SBY protes beberapa sekolah di Kepulauan Seribu rusak dan kotor. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta meminta pemerintah bisa ikut membantu perbaikan sekolah. Sebab, anggaran daerah tidak mencukupi."Dalam hal ini Departemen Keuangan dan Bappenas kami minta bisa menganggarkan khusus untuk perbaikan sekolah rusak," ujar Wakil Gubernur DKI, Fauzi Bowo, kepada wartawan di Balai Kota, Jl medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (25/04/2006).Menurutnya, proses perbaikan sekolah akan berjalan lambat jika hanya mengandalkan anggaran dari Pemprov DKI. "Pemerintah pusat perlu memberi perhatian terhadap rusaknya bangunan-bangunan sekolah," harap Fauzi. Namun mengenai berapa anggaran yang dibutuhkan, Fauzi mengaku tidak mengetahui secara pasti. Pemprov, tuturnya, telah mengalokasikan dana untuk perbaikan sekolah-sekolah tersebut. "Alhamdulillah, kami sudah ada anggaran untuk perbaikan sekolah," tambahnya. Fauzi juga mengatakan apa yang ditemui oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidak di Kepulauan Seribu menunjukkan perlunya perhatian kepada sekolah yang kondisinya belum sesuai dengan standar. "Yang ditemui presiden sekolahnya jorok. Gedungnya tidak berarti harus dibongkar semua," tegasnya. Ia menambahkan, hal tersebut merupakan tanda bagi Pemprov untuk mendata sekolah yang harus diperbaiki. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada beberapa waktu lalu mengadakan inspeksi mendadak di Sekolah Dasar 01 Pulau Kelapa, Kecamatan Pulau Seribu Utara, Kepulauan Seribu. Inspeksi itu membuat Presiden kecewa karena kondisi sekolah tersebut kotor dan jorok.
(ton/)











































