Pemprov DKI Tunggu Diajak Menneg BUMN Garap Subway

Pemprov DKI Tunggu Diajak Menneg BUMN Garap Subway

- detikNews
Selasa, 25 Apr 2006 18:19 WIB
Jakarta - Setelah Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, kini giliran Wagub Fauzie Bowo yang menunggu ajakan pemerintah pusat diikutkan dalam proyek pembangunan subway di Jakarta. Kalau tidak diajak, nanti dulu!"Kalau Anda mau masuk rumah orang lain yang permisi siapa? Jadi harusnya yang punya inisiatif mengajak adalah pemerintah pusat bukan DKI yang minta diajak," kata Fauzie kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (25/4/2006).Dia juga mengatakan, pemerintah pusat harus mengajukan ajakan resmi kepada Pemprov DKI dalam konsorsium tersebut.Proyek subway, kata Fauzie, adalah sarana transportasi kota Jakarta. Jika Pemprov DKI tidak dilibatkan, ia menilainya sebagai suatu kekeliruan.Menurutnya, bentuk keterlibatan Pemprov DKI sangat beragam, bisa dalam bentuk investasi, kontraktor atau lainnya."Sekarang ini yang paling dibutuhkan adalah kejelasan pendanaan karena yang dengan Jepang kemarin dibatalkan. Jadi harus cari lagi pinjaman dengan term condition murah," katanya.Fauzie menambahkan hari ini dia telah bertemu Menneg BUMN Sugiharto. Dalam pertemuan itu, dia sempat mengatakan, agar pemerintah pusat duduk bersama-sama untuk membicarakan masalah itu.Namun lewat pertemuan tadi, kata Fauzie, Menneg BUMN belum meminta atau mengajak Pemprov DKI untuk ikut bergabung dalam konsorsium Jakarta Metro System (JMS). "Belum tadi hanya ngobrol-ngobrol saja," katanya.Konsorsium JMS yang ditunjuk pemerintah membangun subway sepanjang 15,4 km itu memang tidak melibatkan Pemprov DKI. Dari 15 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium JMS, 10 di antaranya BUMN dan sisanya perusahaan swasta. Pembangunan akan dimulai 2007. (umi/)


Berita Terkait