Hitamnya Hitam

Dalih 'Malaikat Maut' Jerman Cabut Nyawa 29 Korbannya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 21 Nov 2021 11:48 WIB
Stephan Letter si Malaikat Maut (AP News)
Stephan Letter si Malaikat Maut (AP News)

Pembunuhan Letter

Pembunuhan pertama dimulai pada Februari 2003, kurang dari sebulan setelah Letter mulai bekerja di sana dan semua pasien meninggal selama 17 bulan ia bekerja di klinik Sonthofen. Mayoritas berusia 75 tahun atau lebih, meskipun yang termuda baru berusia 40 tahun.

Kematian para pasien tidak menimbulkan kecurigaan pada saat itu. Namun polisi mulai dipanggil karena beberapa obat hilang dari klinik. Stephan Letter akhirnya ditangkap ketika polisi menemukan obat di rumahnya. Menurut jaksa penuntut di kota selatan Kempten, tempat persidangan berlangsung, obat itu cukup untuk membunuh 10 orang.


(rdp/tor)