77 WN Myanmar yang Terdampar di Aceh Ingin Cari Kerja di Malaysia

77 WN Myanmar yang Terdampar di Aceh Ingin Cari Kerja di Malaysia

- detikNews
Selasa, 25 Apr 2006 16:05 WIB
Banda Aceh - Sebanyak 77 warga negara Myanmar yang terdampar di kawasan Pulau Rondo, Sabang, mengaku hendak ke Malaysia untuk mencari pekerjaan. Tetapi di tengah perjalanan, mereka kehabisan bahan bakar dan makanan. Mereka mengaku sebagai kaum Rohinja, kaum minoritas muslim Myanmar. Hal itu diungkapkan salah satu warga Myanmar, Ahmad Amin (46) pada wartawan di kompleks Lanal Sabang, Selasa (25/4/2006). Ahmad Amin berbicara dalam bahasa Melayu Malaysia yang terpatah-patah. Dikatakannya, dirinya sudah beberapa kali ke Malaysia. Dan kali ini, dia membawa rombongan yang lebih besar lagi. Menurutnya, mereka sudah tiga hari berada di Pulau Rondo. Tetapi baru ditemukan para nelayan di kawasan Pulau Rondo pada Senin kemarin. "Di Myanmar tidak ada pekerjaan. Kami mengumpulkan uang, membeli perahu, kami ke Malaysia untuk mencari kehidupan yang lebih baik lagi," akunya. Pengakuan ini diamini Danlanal Sabang Kolonel Laut Aswoto Saranang. "Motif mereka mencari kehidupan yang lebih baik dengan tujuan Malaysia. Tapi mereka kehabisan bahan bakar, makanan. Tapi jika mereka ingin pulang kita akan bantu mereka logistik, bahan bakar, makanan dan akan mengantar mereka sampai perbatasan perairan Indonesia. Setelah itu terserah mereka mau akan ke mana," jelasnya pada wartawan.Pjh Imigrasi Sabang, M.M.Nasir Ali,menegaskan bahwa ke-77 warga negara Myanmar itu harus dideportasi. "Karena mereka tidak memiliki dokumen apapun. Jadi harus dideportasi," tegasnya. Saat ini, para warga negara Myanmar yang masih berada di kompleks Lanal Sabang diperiksa kesehatannya oleh PMI Sabang. (nrl/)


Berita Terkait