Komisi X DPR soal Depok Hentikan Sekolah Tatap Muka: Harus Evaluasi Prokes

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 09:23 WIB
Jubir DPP PKB Syaiful Huda.
Syaiful Huda (Foto: dok. PKB)
Jakarta -

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menilai penghentian sekolah tatap muka di Depok, Jawa Barat, perlu diiringi dengan langkah evaluasi. Evaluasi yang dimaksud, ujar Syaiful, adalah terkait pemenuhan syarat protokol kesehatan dalam menggelar sekolah tatap muka.

"Penghentian sementara PTMT ini harus diiringi dengan langkah evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah. Apakah memang sudah memenuhi syarat atau ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Jika memang sudah ada penurunan kasus dan pemenuhan protokol kesehatan di level sekolah, PTMT harus segera kembali dilaksanakan," ujar Syaiful kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

Syaiful mengatakan penghentian pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) ini merupakan hal normal yang akan dirasakan. Menurutnya, hal ini karena pandemi COVID-19 belum dinyatakan selesai.

"Penghentian maupun penerapan PTMT merupakan hal normal yang akan kita rasakan selama pandemi COVID-19 belum dinyatakan selesai. Sebab, selama pandemi belum selesai, fluktuasi positivity rate juga akan terus terjadi," kata Syaiful.

Oleh sebab itu, Syaiful berharap seluruh pihak, dari Kemendikbud hingga jajaran sekolah, tanggap pada fluktuasi kasus. Dia juga meminta agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

"Maka kami berharap Kemendikbud, pemda, dan penyelenggara sekolah selalu tanggap terhadap fluktuasi kasus COVID-19 dalam kaitan penerapan atau penghentian PTMT," kata Syaiful.

"Seiring terus melandainya positivity rate kasus COVID-19 yang terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia, kami berharap tidak membuat kita terlena. Kemendikbud, pemda, penyelenggara sekolah, hingga orang tua siswa harus selalu waspada dan disiplin dalam menerapkan protocol Kesehatan. Pemakaian masker, meminimalkan kerumunan, dan mencuci tangan di lingkungan sekolah menjadi protokol yang sama sekali tidak boleh diabaikan," sambungnya.

Dia juga mengapresiasi kesigapan Pemkot Depok untuk menghentikan PTMT. Keputusan Pemkot Depok dinilai telah sesuai dengan SKB 4 Menteri terkait panduan pembelajaran di masa pandemi.

"Kami memberikan apresiasi terhadap kesigapan Pemkot Depok untuk menghentikan sementara PTMT di Kecamatan Pancoranmas. Langkah penghentian PTMT ini memang sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi, di mana saat terjadi kenaikan kasus di suatu wilayah, maka PTMT harus dihentikan dan diberlakukan pembelajaran dari rumah. Dalam pemberlakuan PTMT, paradigmanya tetap keselamatan jiwa peserta didik tetap yang utama," imbuhnya.

Simak Video: Rencana Pertemuan Menkes-Menteri Nadiem Bahas COVID-19 Naik Imbas PTM

[Gambas:Video 20detik]