Kemnaker Gelar Anugerah Paramakarya 2021, Ini Kriteria Penilaiannya

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 19:49 WIB
Kemnaker Gelar Paramakarya 2021
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar ajang Paramakarya 2021. Kegiatan ini merupakan penganugerahan yang ke-11 kalinya kepada perusahaan berdasarkan unsur produktivitas.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan Paramakarya yang berarti karya unggul ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk perusahaan yang berhasil meningkatkan dan mempertahankan tingkat produktivitas selama tiga tahun berturut-turut, sejak 2018.

"Tanggung jawab perusahaan yang tercermin dari komitmen, konsistensi, dan kontinuitas karyawan dan manajemen perusahaan untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas, dan menjadikan prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas, kualitas dan ramah lingkungan menjadi budaya dalam berproduksi, perlu kiranya terus dipacu dan dihargai," kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).

Dia menegaskan penilaian performa dan kinerja perusahaan menggunakan Malcolm Baldrige Criteria, yang mencakup kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada sumber daya manusia, fokus pada pelanggan, data, informasi dan analisis, manajemen proses, dan hasil usaha.

Selain itu, ada satu kriteria yang baru ditambahkan, yakni produktivitas. Ida menilai 8 kriteria tersebut bertujuan agar Paramakarya di Indonesia bisa setara dengan kegiatan sejenis di negara lain.

"Penilaian dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu penilaian mandiri oleh perusahaan (self assessment), penilaian oleh auditor, dan penilaian oleh dewan juri," katanya.

Dikatakannya, perusahaan-perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitas perlu dipacu terus dan ditularkan ke perusahaan lainnya. Supaya ke depan jumlahnya semakin banyak dan menyebar sampai ke pelosok Indonesia.

"Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing harus digelorakan kembali, dan bukan hanya oleh dunia usaha, tetapi dunia pendidikan, institusi pemerintah dan organisasi lainnya juga harus terus menerus memperbaiki diri dengan selalu menerapkan prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, kualitas dan ramah lingkungan dalam berpikir, bertindak dan berkarya," tuturnya.

Tidak hanya bagi perusahaan, Kemnaker juga memberikan penghargaan kepada 23 gubernur-gubernur yang perusahaan di wilayahnya mendapatkan penghargaan Paramakarya 2021.

Pada kesempatan tersebut, Ida juga melakukan kick-off Sistem Penilaian dan Pengukuran Produktivitas yang diaplikasikan dalam bentuk Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas (SIMPPRO) dalam platform digital.

"SIMPRO akan memfasilitasi pertukaran informasi tentang pengalaman praktis (best practice) dan memberikan kemanfaatan pada perusahaan dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas khususnya di bidang produksi, pemasaran, tenaga kerja, keuangan serta penerapan dan penguasaan teknologi," tandasnya.

(fhs/ega)