200-an Pedagang Pasar Tradisional Cicadas Bandung Demo

200-an Pedagang Pasar Tradisional Cicadas Bandung Demo

- detikNews
Selasa, 25 Apr 2006 13:31 WIB
Bandung - Sekitar 200 pedagang Pasar Cicadas berdemonstrasi di depan pintu pagar halaman Gedung Sate Pemprov Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa (25/4/2006). Mereka menolak rencana Pemkot Bandung merenovasi pasar tradisional tersebut. Mereka menilai, jika renovasi terjadi, maka harga sewa lapak akan tidak masuk akal. Pasalnya, saat ini, harga satu meter persegi untuk lapak hanya Rp 2 juta. Harga tersebut sudah termasuk biaya kebersihan dan retribusi pasar."Sewa harga lapaknya bisa-bisa nanti menjadi Rp 9 juta, ditambah 10 persen. Ini gila!" gerutu salah satu koordintor aksi pedagang Pasar Cicadas, H.Ade, di sela aksinya. Saat ini jumlah pedagang di Pasar Tradisional Cicadas ada 1.300. Mereka ini berjualan di sepanjang Jalan Cicadas. Pasar tradisional ini tergolong buruk. Jalannya sempit, berlubang dan padat. Selain itu, di pasar ini juga tidak tersedia fasilitas parkir kendaraan. "Jika dalam satu minggu ini tidak ada respons, maka kami akan memboikot pembayaran retribusi harian pasar. Dan kami tentunya menolak rencana pembangunan tersebut," ungkapnya. Aksi demo dari pedagang pasar juga diikuti oleh ibu dan anak-anaknya. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan seperti "Tolak Revitalisasi Pasar Cicadas," dan "Tolak Harga Kios Yang Mahal,". Para pedagang ini kemudian longmarch menuju area perkantoran Pemkot Bandung, Jalan Wastukencana. (nrl/)


Berita Terkait