detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Galian 'Akhir Tahun' Jl Gatsu untuk #CegahBanjir

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 17:08 WIB
Galian di depan Disdik DKI Jakarta, Jl Gatsu, 19 November 2021. (Marteen Ronaldo/detikcom)
Galian di depan Disdik DKI Jakarta, Jl Gatsu, 19 November 2021. (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Galian drainase di Jl Jenderal Gatot Subroto muncul di akhir tahun ini. Galian bikin macet. Pemprov DKI menjelaskan, galian itu demi #CegahBanjir dan genangan di Jl Gatsu.

Sebagaimana diketahui, saat ini Jakarta juga memasuki musim hujan. Genangan dan banjir berpotensi muncul bila saluran air tidak memadai.

"Yang pertama yaitu proyek ini dilakukan untuk mengatasi genangan di Balai Kartini ke Atma Jaya hingga ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta," ujar Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab, saat dihubungi detikcom, Jumat (19/11/2021).

Ia juga menerangkan proyek tersebut berada langsung di bawah SDA Provinsi DKI Jakarta dan akan berlangsung hingga akhir tahun ini. Jadi galian ini ditargetkan selesai pada pengujung 2021.

"Target kita akan dilakukan sampai akhir Desember mendatang," jelasnya.

Galian di depan BPJS Ketenagakerjaan, Jl Gatsu, Jaksel, bikin macet. 19 November 2021 siang. (Marteen Ronaldo/detikcom)Galian di depan BPJS Ketenagakerjaan, Jl Gatsu, Jaksel, bikin macet. 19 November 2021 siang. (Marteen Ronaldo/detikcom)

Mustajab juga menerangkan, alasan mengapa galian tersebut dilakukan jelang pergantian tahun ini. Soalnya, proses pengerjaan proyek memang harus menunggu lelang. Aslinya, proyek ini sudah direncanakan pada pertengahan 2021.

"Karena proses lelang di bawah itu lama sekali, sehingga butuh proses untuk mengesahkannya sampai empat bulan ini," terangnya.

Kendati begitu, dirinya mengatakan dampak dari galian air tersebut membuat terjadi kemacetan di beberapa titik tertentu. Dia berharap warga memaklumi hal ini.

"Iya, semua pembangunan pasti akan berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat. Akan tetapi kita sudah ukur itu semua," tegas Mustajab.

(dnu/dnu)