Panglima: Tak Ada Instruksi SBY

Ipar SBY Jadi Pangkostrad

Panglima: Tak Ada Instruksi SBY

- detikNews
Selasa, 25 Apr 2006 13:03 WIB
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto menegaskan, tidak ada instruksi dari Presiden SBY untuk mengangkat Mayjen TNI Erwin Sujono menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad) menggantikan Letjen TNI Hadi Waluyo."Tidak ada instruksi. Presiden itu hanya berwenang untuk mengangkat Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, dan Komandan Paspampres. Lainnya adalah kewenangan Panglima dan Kepala Staf Angkatan," kata Djoko Soeyanto usai mengantar keberangkatan Presiden SBY ke Timur Tengah di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (25/4/2006).Menurut Djoko, Erwin dipilih berdasarkan penilaian profesionalitas dan track record selama kariernya. "Kita lihat dari letnan dua, komandan peleton, komandan kompi, komandan batalyon, komandan brigade, kemudian menjadi panglima divisi, cukup lama. 25 Tahun beliau di Kostrad, sehingga untuk jabatan Pangkostrad secara profesionalitas tidak ada masalah," beber Djoko.Panglima TNI menyebutkan terdapat beberapa calon lain untuk mengisi jabatan itu. "Tapi kan harus dipilih satu, tidak mungkin dua. Kecuali kalau saya memilih orang luar Kostrad, itu baru ada KKN," tandasnya.Sekadar diketahui, Mayjen TNI Erwin Sujono adalah saudara ipar Presiden SBY. Dia diangkat menjadi Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Hadi Waluyo yang memasuki masa pensiuan dengan Skep 138/IV/2006 tertanggal 17 April 2006. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads