Ma'ruf Minta Tokoh Agama Sosialisasikan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 14:49 WIB
Maruf Amin (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Ma'ruf Amin (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Manado -

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meminta para tokoh agama dapat mensosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Ma'ruf berharap peran serta para tokoh agama dapat mengantisipasi lonjakan kasus Corona selama libur panjang.

Hal ini disampaikan Ma'ruf saat membuka acara Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi VI Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Se-Indonesia Tahun 2021 di Manado, Sulawesi Utara, hari ini.

"Karena itu, kita antisipasi kepada para tokoh agama supaya terus sampaikan ke masyarakat untuk mematuhi aturan-aturan, yaitu PPKM level 3. Insyaallah kita bisa lewati Natal dan tidak terjadi lonjakan," kata Ma'ruf, Jumat (19/11/2021).

Ma'ruf menyoroti kasus COVID-19 yang meningkat tajam saat libur Nataru tahun lalu. Hal inilah yang menjadi dasar pemerintah menerapkan PPKM level 3 mulai 24 November 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Antara 24 sampai tanggal 2 itu dinyatakan penduduk Indonesia berada dalam level 3 untuk mengantisipasi bertambahnya COVID-19. Seperti tahun lalu yang naik sampai 90 persen," ujarnya.

Untuk saat ini, Ma'ruf menyatakan kondisi pandemi COVID-19 di RI semakin membaik. Namun dia menyadari bahaya penularan virus Corona masih merebak di masyarakat.

Maka, dia meyakini PPKM level 3 dapat menjaga kondisi pandemi COVID-19 RI yang makin membaik.

"Saya juga mengimbau kepada forum kerukunan umat beragama menjaga supaya COVID-19 yang sedang melandai ini tetap dijaga," jelasnya.

"Walaupun sudah landai tapi tidak berarti tidak ada bahaya yang dihadapi, terutama dalam hadapi Nataru yaitu hari libur nasional Natal dan tahun baru," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, kebijakan status PPKM level 3 ini akan berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 atau 10 hari. Kebijakan ini akan diterapkan menunggu Kemendagri menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru.

Menko PMK Muhadjir Effendy sebelumnya menjelaskan pentingnya kebijakan PPKM level 3 di masa libur Natal dan tahun baru. Pemerintah mengingatkan soal pandemi COVID-19 yang belum berakhir.

"Sangat urgen. Karena kita tahu bahwa pandemi belum selesai. Memang beberapa indikator COVID-19 di kita sangat baik, dari angka kasus-kasus kemudian kematian dan kasus aktif, kita memang landai bahkan mungkin sekarang dalam posisi terbaik di dunia dan banyak sekali negara yang memuji kemampuan kita meredam lonjakan gelombang kedua," ujar Muhadjir Effendy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/11).

Muhadjir meminta masyarakat tidak lengah. Dia menyinggung kenaikan kasus COVID-19 di Eropa.

"Tapi ini kan kita tidak boleh sembrono. Tidak boleh merasa gede kepala, besar kepala, bahwa kita sudah selesai. Karena kita tahu di beberapa negara, termasuk di Eropa dan juga tetangga kita di kawasan Asia Tenggara, kondisinya masih sangat mengkhawatirkan. Karena itu, demi untuk keselamatan kita bersama, menjaga konsistensi COVID-19 sekarang ini. Maka arahan bapak presiden selama libur Nataru yang biasanya diikuti dengan pergerakan orang besar-besaran, itu kita perketat," ujar Muhadjir.

(taa/isa)