Sejumlah Warga Bali Ngeluh Pohon Pisang Tumbang Buntut Salam dari Binjai

Sui Suadnyana - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 13:49 WIB
10 Pohon pisang warga di Bali patah akibat viral salam dari Binjai. (dok. Istmewa)
Foto: 10 Pohon pisang warga di Bali patah akibat viral salam dari Binjai. (dok. Istmewa)
Badung -

Sebanyak 10 pohon pisang milik warga Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Bali rusak patah. Kerusakan pohon pisang tersebut diduga akibat viralnya salam dari Binjai.

"Ya memang kan itu ada salam dari Binjai yang viral, sehingga kita temukan ada laporan warga pohon pisangnya ada yang patah," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Legian, I Wayan Puspa Negara dikutip detikcom, Jumat (19/11/2021).

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata bukan hanya satu pohon pisang yang patah. Tetapi sudah ada 10 pohon pisang di 4 kebun berbeda.

"Ada beberapa (pohon pisang yang rusak), satu kebun ada 6, satu kebun adanya satu, satu kebun adanya satu lagi, total kita temukan ada 10 pohon yang patah dari empat kebun," terang Puspa Negara.

Dirinya mengatakan, beberapa warga Desa Legian kini memang tengah berkebun pisang. Hal itu dilakukan karena sepinya pariwisata Bali di tengah pandemi COVID-19.

"Kebun kan seadanya, warga kan tidak bisa melaksanakan kegiatan di pariwisata karena belum ada wisatawan mancanegara, mereka berkebun," jelasnya.

Warga memilih berkebun pisang dibandingkan yang lain karena mungkin hasilnya dianggap lebih menjanjikan. Hanya saja, lahan yang dimiliki oleh warga terbatas dan kini telah rusak oleh aksi salam dari Binjai.

"Tapi kan lahannya terbatas, cuma ada laporan dari warga kenapa pisang saya banyak yang patah, begitu awalnya. Jadi kita cek gitu, itu efek dari salam Binjai," ungkap Puspa Negara.

Akibat adanya laporan pohon pisang yang rusak tersebut, pihaknya di LPM Desa Legian telah menelusuri hal tersebut. Dari hasil penelusuran, Puspa Negara memperkirakan hal itu dilakukan oleh orang luar.

"Kita kan patroli setiap hari 24 jam. Kita kan punya Satgas Linmas 24 jam, sudah kita tanya ke sekitaran, endak ada yang ngerti salam Binjai malah di warga sekitar, berarti yang melakukan orang luar, kira kira ya mungkin orang luar," paparnya.

Puspa Negara mengaku menyesalkan adanya tindakan perusakan pohon pisang warga Desa Legian akibat salam dari Binjai tersebut. Ia meminta anak-anak muda khususnya untuk tidak mengikuti konten yang negatif.

"Jadi berharap lakukan yang positif, jangan mengikuti konten-konten yang negatif, konten-konten yang mengakibatkan efek yang tidak baik," pintanya.

Simak juga video 'Gegara Viral 'Salam dari Binjai', Puluhan Pohon Pisang di Lamongan Rusak!:

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/nvl)