Menko PMK Kunjungi Pasar Kenari Jakpus: Minta Warga Jakarta Ramaikan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 18:21 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengunjungi lapak pedagang buku di Pasar Kenari, Jakarta Pusat (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Menko PMK Muhadjir Effendy mengunjungi lapak pedagang buku di Pasar Kenari, Jakarta Pusat. (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi Pasar Kenari, Jakarta Pusat. Dia meminta warga Jakarta meramaikan kembali pasar tersebut, terutama di area penjualan buku.

Dalam kunjungannya itu, Muhadjir sempat berbincang dengan pedagang buku di sana. Dia juga membeli sejumlah buku dari beberapa pedagang.

"Dalam rangka memberi bantuan secara tidak langsung kepada para pembelanja penjual buku-buku di sini, marilah kita kembalikan Pasar Kenari ini menjadi ramai kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, terutama warga Jakarta untuk berboyong-boyong meramaikan kembali bursa buku yang ada di Pasar Kenari ini," kata Muhadjir di Pasar Kenari, Jakarta Pusat, Kamis (18/11/2021)

Muhadjir menuturkan, dia ingin mengecek secara langsung kondisi Pasar Kenari di tengah pandemi COVID-19. Menurutnya, Pasar Kenari adalah salah atau tempat penjualan buku yang ideal, selain itu koleksi buku di sana lengkap, dari yang baru hingga bekas.

"Saya berkunjung di pusat perbelanjaan buku di lantai 3 Pasar Kenari untuk mengecek apakah sudah mulai banyak dikunjungi pecinta buku atau belum. Dan kan sekarang pandemi COVID sekarang juga sudah mulai mereda. Saya ingin masyarakat pecinta buku, pembelanja buku, ini salah satu tempat yang sangat ideal untuk belanja buku dan rileks untuk keluarga, karena koleksi bukunya sangat lengkap, baik yang baru dikelola oleh Jakbook Pasar Jaya dan juga ada buku-buku lama yang sangat bernilai, dan itu salah satu hobi saya beli buku loak," ujarnya.

"Karena buku loak itu pasti sudah dibaca orang dan sebelum dibaca pasti dipilih, biasanya pasti bagus sehingga kita nggak perlu repot-repot milih, sudah dipilihkan orang lain membaca sebelumnya. Lagian harganya juga pasti murah dan itu saya kira bagus," lanjutnya.

Muhadjir menyampaikan sebagian besar pedagang buku di sana pindahan dari Pasar Senen. Kepada Muhadjir para pedagang mengaku penghasilan lebih membaik setelah pindah dari Pasar Senen, namun saat pandemi COVID-19 merebak, penghasilan kembali menurun.

"Mereka sebagian besar dari Pasar Senen yang mendapatkan fasilitas kios di sini dan saya tanya kondisinya jauh lebih baik dibanding tempat sebelumnya, kemudian juga omzet penjualan juga lebih baik di sini dan mereka juga sudah mulai menggunakan platform penjualan online. Ya keluhannya pembeli dengan adanya COVID-19 ini dan dengan ada aturan pengetatan belanja di pasar memang berdampak sekali kepada mereka, dan mereka sangat terpukul, tapi mereka masih bisa bertahan dan alhamdulillah nanti saya akan koordinasi dengan pengelola pasar ini, barangkali perlu ada bantuan-bantuan dari pemerintah yang kira-kira bisa meringankan beban mereka," imbuhnya.

Sementara pedagang buku bernama Anisah mengaku kaget kiosnya didatangi Muhadjir. Dia ingin menteri lain, terutama Mendikbudristek Nadiem Makarim juga mengunjungi Pasar Kenari agar minat kunjungan masyarakat meningkat.

"Kaget bener, tapi untung udah rapi dari pagi, biasanya nggak saya rapiin ini saya rapiin. Saya menyampaikan makasih atas kedatangan pak Muhadjir minta bantuannya untuk meningkatkan pasar wisata sama media dibantu atau ada teman-temannya yang promoin di sini mudah-mudahan bisa balik normal seperti dulu. Kayak menteri-menteri yang lain dimohon kehadirannya biar pasar kenari ramai," kata Anisah

"Ya Menteri Pendidikan khususnya, di sini kan mencerdaskan anak bangsa, tolong ditengok Pasar Kenari biar ramai, siapa tahu dengan bapak menteri pendidikan datang bisa memicu temen-temen yang lain untuk hadir," imbuhnya.

(dek/isa)