Gubsu Minta Bupati Serius Urus Danau Toba: Korupsi Bisa, Masa Ini Tidak!

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 14:52 WIB
Rapat Gubsu Edy soal kawasan Danau Toba (Ahmad Arfah-detikcom)
Rapat Gubsu Edy soal kawasan Danau Toba (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta para bupati di kawasan Danau Toba mengurus sendiri persoalan keramba yang merusak Danau Toba. Edy mengatakan Pemkab pasti bisa mengurus soal keramba itu.

Hal ini disampaikan Edy dalam rapat bersama sejumlah pemerintah daerah membahas persoalan keramba jaring apung di Sumut. Edy awalnya berbicara soal Danau Toba, yang merupakan milik masyarakat dunia.

"Toba ini bukan miliknya orang Batak, bukan miliknya orang Sumatera Utara, bukan miliknya orang Indonesia. Toba ini miliknya orang dunia," ujar Edy dalam rapat di rumah dinas Gubsu Medan, Kamis (18/11/2021).

Dia menilai Danau Toba seharusnya dijaga. Namun, katanya, kondisi Danau Toba kini rusak.

"Itu rusak seperti itu siapa yang merusak? Orang-orang dunia ini yang rusak?" ujarnya.

Edy mengatakan dia telah berupaya mencegah kerusakan Danau Toba makin parah sejak dia menjabat Pangdam I/BB. Dia kemudian meminta Bupati yang datang dalam rapat itu serius mengurus Danau Toba.

"Dengan niat yang tulus kembalikan dia ke alamnya. Dengan segala kekurangan kita. Provinsi berbuat apa, kemudian apa yang bisa kau (bupati) bantu. Yang paling penting jangan gara-gara ini rakyat yang ada di situ tak makan," ucap Edy.

Edy berharap kerusakan ekosistem Danau Toba bisa segera diatasi. Dia kemudian menyindir para bupati yang datang.

"Saya berharap persoalan ini tidak lagi ada pertanyaan harus pakai surat sampai ke tingkat menteri. Lagu lama itu. Urus sendiri kabupaten, tak ada yang tidak bisa. Bisa, orang kita korupsi aja bisa, masa ini tidak bisa. Bohong aja kalian," ucap Edy.

Seusai rapat, Edy menjelaskan pihaknya bakal mengalihkan usaha keramba milik rakyat ke pertanian dan perkebunan. Menurutnya, hal itu bisa membantu mengatasi kerusakan ekosistem Danau Toba.

"Kita nolkan. Habis itu alih kegiatan masyarakat yang biasanya dia bekerja di keramba-keramba tadi, nanti kita siapkan yang pertanian, perkebunan dan peternakan. Itulah hari ini yang kita sepakati," jelas Edy.

"Nanti kita bikin ikan di situ, jadi kembali seperti masa lalu. Rakyat ingin makan ikan dia mancing di situ dia bisa dapat, pakai perahu dia bisa dapat. Tidak lagi dengan keramba-keramba itu," sambungnya.

Lihat juga Video: Waduh! Bupati Labusel Asyik Joget Tanpa Masker, Gubsu Bakal Beri Sanksi!

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)