Telantarkan Keluarga 4 Tahun, PNS di Aceh Dihukum 8 Bulan Penjara

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 13:45 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi palu hakim (Ari Saputra/detikcom)
Banda Aceh -

Seorang PNS di Banda Aceh, ES (51), ditangkap Kejari Aceh Besar setelah jadi buron selama 2 bulan. Dia ditangkap setelah adanya putusan pengadilan terkait kasus penelantaran keluarga.

"ES diputuskan bersalah pada 12 Agustus lalu karena melakukan tindak pidana penelantaran keluarga. Setelah adanya putusan, terpidana 2 bulan jadi buron," kata jaksa eksekutor Kejari Aceh Besar, Shidqi Noer Salsa, kepada wartawan, Kamis (18/11/2021).

ES dinyatakan terbukti menelantarkan keluarga sejak Agustus 2015. Kala itu, mereka tinggal di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Dalam persidangan, ES disebut terbukti meninggalkan istri dan anak-anaknya selama 4 tahun dan tidak memberikan nafkah. Dia juga disebut pernah memiliki hubungan dengan wanita lain sebelum menelantarkan anak dan istri sahnya.

"Kemudian terpidana ES juga sempat melakukan nikah siri dengan wanita lain pada saat dia meninggalkan rumah," jelas Shidqi.

Shidqi mengatakan ES divonis 1 tahun penjara oleh PN Jantho. Dia dinyatakan terbukti melanggar Pasal 49 huruf a juncto Pasal 9 Ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

ES tidak terima atas putusan itu, lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Majelis hakim tingkat banding menyunat hukuman ES menjadi 8 bulan penjara.

"Terpidana pada saat menjalani proses sidang tidak dilakukan penahanan karena dinilai kooperatif," ujarnya.

Setelah putusan banding diketok, Kejari Aceh Besar mencari ES untuk dijebloskan ke penjara. ES disebut sempat mengganti nomor ponsel serta berpindah-pindah tempat tinggal.

"Sebelumnya, istri yang bersangkutan datang ke kami, dan mengatakan keberadaan ES sudah berpindah-pindah, sesekali masih terlihat di wilayah Ulee Kareng dan juga wilayah Ajun. Selain itu, yang bersangkutan, yang sebelumnya bekerja di Dinas Pariwisata, telah pindah ke kantor kecamatan," kata Shidqi.

"Setelah kita cari selama 2 bulan, terpidana akhirnya kita tangkap kemarin. Ini terpidana telah dijebloskan ke Rutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar," sambungnya.

Lihat juga Video: Curi Beras-Tabung Gas, Oknum PNS di Parepare Dibekuk Polisi

[Gambas:Video 20detik]



(agse/haf)