MUI Pastikan Zain An-Najah Tak Punya Hak Suara dalam Pembentukan Fatwa

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 20:42 WIB
Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat, Makmun Rasyid.(Dyas/detikcom)
Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat, Makmun Rasyid. (Dyas/detikcom)
Jakarta -

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ahmad Zain An-Najah, yang kini telah dinonaktifkan. MUI menyebut selama ini Ahmad Zain An Najah tidak memiliki pengaruh saat MUI mengeluarkan fatwa.

Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat, Muhammad Makmun Rasyid, menegaskan Ahmad Zain tidak memiliki hak suara penuh, meskipun dia berstatus anggota.

"Selama ini, di dalam seluruh proses pembentukan atau mengeluarkan fatwa, beliau berstatus sebagai anggota. Artinya tidak memiliki hak suara penuh," ujar Makmun saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2021).

Makmun menjelaskan selama ini Ahmad Zain An Najah memang diberi kesempatan menyampaikan pandangan. Hanya, pandangannya itu tidak mempengaruhi kebijakan yang dikeluarkan oleh Komisi Fatwa MUI Pusat.

"Di dalam proses pembuatan fatwa, yang bersangkutan hanya memberikan perspektifnya, tetapi tidak mempengaruhi kebijakan yang dikeluarkan Komisi Fatwa MUI itu sendiri," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Alat Bukti Penangkapan Zain an Najah Cukup, Kantor MUI Pusat Tak Digeledah':

[Gambas:Video 20detik]