Polri Respons Kemungkinan Kebakaran Tangki Pertamina karena Sabotase

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 08:18 WIB
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Dok. Polda Kalteng)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki peristiwa kebakaran tangki Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah. Terkait dugaan penyebab kebakaran tangki tersebut karena sabotase juga bakal didalami polisi.

"Penyidik Polda Jateng berdasarkan fakta dan hasil riksa para saksi, dugaan sementara kuat penyebab utama adalah karena petir. Untuk (penyebab) lain masih didalami," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (16/11/2021). Dedi menjawab pertanyaan soal kemungkinan kebakaran tangki Pertamina karena sabotase yang disampaikan Adian Napitupulu.

Polisi memang telah memeriksa 6 saksi terkait peristiwa ini. Dari situ, kemudian polisi merilis kesimpulan sementara bahwa kebakaran tangki Pertamina di Cilacap diakibatkan oleh sambaran petir.

Dedi menjelaskan, bukan tidak mungkin apabila ditemukan penyebab kebakaran kilang tersebut selain petir. Sebab, tim gabungan masih bekerja.

"Tapi tidak menutup kemungkinan dari hasil pemeriksaan tim terpadu nanti akan di-publish kembali. Apakah ada unsur-unsur terkait lainnya," ucap Dedi.

Seperti diketahui, kepolisian mengungkap lewat dua kamera CCTV bahwa petir memang sempat menyambar tangki Pertamina di Cilacap sebelum terbakar. Meski begitu, anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, masih meyakini kebakaran tangki Pertamina Cilacap diduga akibat adanya sabotase.

"Ada banyak kemungkinan di balik penyebab terbakarnya kilang Cilacap. Mulai petir, human error, ataupun sabotase untuk beragam kepentingan," kata Adian saat dihubungi, Selasa (16/11).

Adian lantas menjelaskan mengapa sabotase bisa menjadi salah satu kemungkinan penyebab terbakarnya tangki Pertamina. Dia menyebut BBM merupakan salah satu sektor penting bagi rakyat dan negara.

"Kenapa sabotase bisa menjadi kemungkinan? Karena besarnya kepentingan terhadap BBM bagi semua sektor kehidupan rakyat dan negara. BBM penting bukan saja bagi petani, tapi juga bagi buruh hingga polisi dan tentara. Itu sebabnya, kilang minyak masuk dalam kategori objek vital negara," ucapnya.

Tak hanya itu, politikus PDIP ini menilai lucu ketika petir selalu dijadikan alasan di balik kebakaran tangki Pertamina. Jika memang petir penyebabnya, Adian menilai berarti Pertamina memang tidak pernah belajar dari yang sudah-sudah atau memang bodoh sehingga tidak bisa antisipasi lewat penangkal petir.

"Agak lucu kalau petir selalu menjadi alasan atas terbakarnya kilang Pertamina. Jika petir selalu menjadi sebab terbakarnya kilang, itu membuktikan paling tidak dua hal. Pertama kita tidak belajar dari peristiwa serupa di masa lalu yang terjadi berkali-kali atau kita sedemikian bodohnya sehingga tidak mampu mengantisipasi dengan membuat penangkal petir yang lebih baik," jelasnya.

Simak Video: Nusron Wahid Tepis Isu Kebakaran Tangki Pertamina demi Impor Minyak

[Gambas:Video 20detik]



(fas/knv)