Kisah Tragis Gajah Kembali Jadi Korban di Tanah Serambi Mekah

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 23:24 WIB
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melakukan proses nekropsi terhadap bangkai anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Selasa (16/11/2021). Anak gajah betina yang diperkirakan berusia satu tahun itu mati disebabkan luka terkena jerat pada bagian belalai di hutan kawasan Kabupaten Aceh Jaya. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA
Jakarta -

Peristiwa gajah mati di Aceh kembali terulang. Kini, kisah tragis itu terjadi ke seekor anak gajah yang mati dengan belalai terputus akibat kena jerat.

"Kita tidak bisa melanjutkan penyelamatannya. Informasi dari tim medis, gajah itu mati tadi pagi," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/11/2021).

Agus mengatakan kondisi anak gajah mengalami luka parah serta infeksi pada belalai. Petugas BKSDA bakal melakukan nekropsi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian satwa dilindungi itu.

"Belalai gajah putus kena jerat. Kita sudah melakukan upaya maksimal untuk pengobatan," jelas Agus.

Anak gajah itu terkena jerat di wilayah Desa Alue Meuraksa, Teunom, Aceh Jaya, Sabtu (13/11). Setelah dilakukan pencarian, tim gabungan BKSDA menemukan anak gajah tersebut pada Minggu (14/11).

Agus mengatakan anak gajah itu dibawa ke PLG Saree untuk dirawat. Berdasarkan hasil observasi tim medis diketahui anak gajah tersebut berjenis kelamin betina dan berusia sekitar 1 tahun.

"Gajah tersebut mengalami luka serius akibat terkena jerat pada bagian tengah belalainya, yang diperkirakan luka tersebut sudah berlangsung lama," ujar Agus.

Baca kisah tragis gajah mati di Aceh di halaman selanjutnya:

Lihat juga Video: Momen Langka! Sekawanan Gajah Tidur Bersama di Tengah Hutan

[Gambas:Video 20detik]