Propam Polda Papua Usut 2 Oknum Polisi Ikut Selundupkan 2.760 Botol Miras

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 15:24 WIB
Waduh! Di China Ada Tren Baru Mukbang Minum Miras yang Berbahaya
Foto ilustrasi miras ilegasl. (Global Times/Ilustrasi Istock)
Makassar -

Propam Polda Papua mengusut 2 oknum polisi yang diduga ikut menyelundupkan 2.760 botol miras bersama 2 warga sipil dari Jayapura menuju Wamena. Empat penyelundup miras ilegal itu sebelumnya personel TNI di Posramil Benawa, Kabupaten Yalimo.

"Kita sudah menerima laporan itu (polisi ikut selundupkan miras) dan anggota Propam telah diturunkan ke TKP (Benawa), Kabupaten Yalimo untuk menyelidiki kebenaran laporan tersebut," ujar Kabid Propam Polda Papua Kombes Sances Napitupulu dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (16/11/2021).

Sebanyak 2.760 botol miras ilegal itu terdiri dari 1.968 botol vodka, 48 botol wiski Robinson, dan 744 botol anggur merah.

Kombes Since menyebut tim yang dikirim ke lokasi untuk mengecek kabar keterlibatan 2 oknum polisi masih dalam perjalanan. Untuk itu, dia belum bisa berkomentar lebih lanjut.

"Anggota kami yang diturunkan belum tiba, karena kondisi jalan di sana, jadi kita masih menunggu laporan dari sana," katanya.

Sances menegaskan akan menindak 2 oknum polisi tersebut jika benar terlibat penyelundupan ribuan botol miras.

"Kalau memang benar itu anggota kita, akan kita bawa ke Polda Papua dan dilakukan proses hukum," ujarnya.

Posramil TNI Benawa kabupaten Yalimo menangkap 4 penyeludup miras tersebut pada Senin (15/11) kemarin. Ribuan botol miras ilegal tersebut awalnya diangkut dua mobil dari Jayapura tujuan Wamena.

Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Arief Budi Situmeang sebelumnya membenarkan penangkapan miras ilegal oleh Posramil Benawa dan menahan 4 tersangka.

"Iya benar personel di Pos Ramil Benawa yang tergabung di Pamrahwan berhasil gagalkan penyeludupan ribuan botol miras ilegal dari Jayapura menuju Wamena," kata Letkol Arief.

(nvl/nvl)