Pria di Jaksel Diduga Cabuli 14 Anak, Iming-iming Korban Top Up Game Online

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 14:31 WIB
poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pria berinisial F (27) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan ditangkap polisi setelah diduga mencabuli 14 anak di bawah umur. Pelaku mengiming-iming para korban dengan top up game online.

"Itu anak-anak itu beli top up, karena dia menjual top up itu diajak ke rumahnya. Diming-imingi dengan seperti ditambahinlah top up-nya," kata orang tua salah satu korban berinisial A, di Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021).

Pelaku, kata A, kemudian berpura-pura menanyakan apakah korban sudah disunat. Pelaku kemudian melakukan pencabulan kepada korban.

A mengatakan tindakan asusila yang dilakukan F kepada anaknya sudah terjadi dua kali. Selain anaknya, dua orang keponakannya juga diduga dicabuli oleh pelaku.

"Nggak cerita sih. Pas kejadian ini dia baru kebuka ke istri saya 'diapain?' 'udah dua kali'," jelas A.

"Itu total kurang lebih ada 14 anak, itu masih di bawah umur semua," tambahnya.

Diketahui sebelumnya F hampir menjadi bulan-bulanan massa. F nyaris diamuk massa karena diduga mencabuli belasan anak.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Pelaku diamankan polisi pada Senin (15/11) malam.

"Iya betul, itu pelakunya sudah diamankan di Polres. Semalam kita amankan karena mau diiniin (dikeroyok-red) sama massa, jadi kita langsung amankan ke Polres," ujar Kompol Endang saat dihubungi wartawan, Selasa (16/11).

Endang mengaku belum mendapatkan informasi lebih detail terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku. Ia juga tidak mengetahui berapa jumlah korban pencabulan pelaku.

"Itu langsung dibawa ke Polres, saya nggak monitor. Yang menangani Polres," imbuhnya.

Tonton juga talkshow e-Life yang membahas soal 'Nikah Beda Generasi' berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)