Menlu RI-Slovenia Bertemu, Bahas Iptek dan Ekspor-Impor
Senin, 24 Apr 2006 18:36 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Slovenia Dimitrij Rupel melakukan kunjungan kenegaraaan ke Indonesia pada 22- 24 April. Dalam kunjungan tersebut dibahas tentang prospek ekspor-impor Indonesia-Slovenia, serta bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).Pertemuan yang dilakukan di Gedung Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (24/4/2006) itu dibahas secara empat mata antara Dimitrij dengan Menlu Hassan Wirajuda.Menurut Hassan, kunjungan Dimitrij merupakan kunjungan balasan terhadap kunjungan Hassan ke Slovenia pada Juli 2003 lalu.Dalam pertemuan itu dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan kerjasama antara kedua negara, seperti ekspor Indonesia ke Slovenia. Dalam tiga tahun terakhir, ekspor Indonesia ke Slovenia mencapai US$ 48,09 juta pada 2003, dan US$ 41,85 juta pada 2004.Sedangkan impor Indonesia dari Slovenia berkisar mencapai US$ 4,50 juta pada 2003, dan US$ 4,17 juta pada 2004. "Sebagian besar yang diekspor ke Slovenia adalah batubara," tambah Hassan.Slovenia juga merupakan anggota Uni Eropa yang mendukung pencalonan RI menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sebagai balasannya, RI mendukung pencalonan Slovenia sebagai anggota Komisi Penghapusan Diskriminasi PBB.Kerjasama juga dilakukan dalam bidang iptek, yang akan dituangkan dalam bentuk perjanjian. Sehingga Menlu Slovenia mengagendakan melakukan pertemuan dengan Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman di Jakarta.
(ahm/)











































