Permadi: Sebaiknya Pengangkatan Erwin Sujono Dipertimbangkan Lagi
Senin, 24 Apr 2006 18:15 WIB
Jakarta - Pangdam VI/Tanjungpura Mayjen TNI Erwin Sujono akan menempati posisi baru sebagai Pangkostrad. Pengangkatan Erwin ini mendapat reaksi dari anggota Komisi I DPR, Permadi. Menurut dia, pengangkatan ini menandakan bahwa TNI tidak peka terhadap unsur KKN."Untuk itu, saya memohon agar pengangkatan itu dipertimbangkan kembali," kata Permadi saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (24/4/2006).Mutasi atau pun promosi, lanjut Permadi, adalah masalah biasa di TNI. Siapa pun yang berprestasi akan mendapatkan promosi. Namun jika yang naik adalah keluara presiden, ini namanya tidak peka KKN. "Masak ipar-iparnya masuk. Ada yang jadi ketum partai, menjadi Pangkostrad, ada Wadanjen Kopassus, sebentar lagi Danjen Kopassus. Ini jadi tanda tanya," ujar politisi PDIP ini.Untuk mengantipasi tidak ada unsur KKN, lanjut Permadi, seharusnya ini dicegah. "Sebaiknya selama SBY masih menjabat, lebih bagus Erwin Sujono tidak bersedia. Sebab belakangan ini citra SBY semakin buruk. Kalau ditambah ini, akan semakin buruk. Mungkin saja ini tidak disadari oleh SBY, karena dilakukan oleh orang-orang di sekelilingnya," katanya.Promosi untuk mayjen TNI Erwin Sujono telah diputuskan oleh Mabes TNI. Penetapan Erwin sebagai Pangkostrad tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI nomor Skep/138/IV/2006 tertanggal 17 April 2006. Erwin menggantikan posisi Letjen TNI hadi Waluyo.
(jon/)











































