Bursah Cs Terlibat Aksi Dorong dengan Keamanan Muktamar PBR
Senin, 24 Apr 2006 16:12 WIB
Denpasar -
Muktamar Islah Partai Bintang Reformasi (PBR) terus memanas. Sempat terjadi aksi dorong antara rombongan salah satu kandidat ketua umum, yakni Bursah Zarnubi, dengan petugas keamanan muktamar, Senin (24/4/2006).Kericuhan kecil ini terjadi saat Bursah Zarnubi bersama sekitar 50 pendukungnya akan memasuki arena muktamar. Setiba di halaman Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur -- tempat muktamar digelar -- rombongan tidak bisa langsung masuk karena tertahan petugas keamanan yang berasal dari panitia muktamar.Petugas keamanan memeriksa satu per satu tanda peserta. Karena jumlahnya sangat banyak, saat diperiksa, ada yang berteriak-teriak. "Maju-maju, masuk-masuk!" Teriakan itu muncul dari arah belakang. Tampaknya mereka memaksa masuk tanpa harus diperiksa.Karena ada yang memaksa, panitia keamanan hotel langsung menutup pintu gerbang hotel. Sempat terjadi aksi dorong antara peserta dan panita. Bursah Zarnubi didampingi ketua tim suksesnya, Sahril M Noer, kemudian berusaha menenangkan para pendukungnya. Dia mencoba menjelaskan ke panitia bahwa rombongan yang dibawanya adalah peserta muktamar. "Mundur-mundur, jangan mudah terprovokasi," kata Ashril M Noer meminta para suporter Bursah mundur. Pihak kemanan muktamar tetap ngotot memeriksa meerka satu per satu. Akhirnya, peserta yang masuk diperiksa secara ketat. Mereka yang tidak mempunayi ID Card tidak diperbolehkan masuk.Kepada wartawan, Sahril M Noer menjelaskan adanya upaya-upaya untuk menyusupi dan ingin membuat rusuh muktamar dengan mengacaukan suasana."Kejadian tadi karena salah paham. Petugas mengira rombongan Bursah bukan peserta, tapi dikira penggembira," ujar dia. Kubu Bursah menilai kejadian ini karena lemahnya panitia mengelola acara muktamar. Ia mengeluh para pendukung Bursah dipersulit. "Saya melihat pendukung Bursah dipersulit. Untuk foto saja dipersulit, apalagi untuk mendapatkan ID Card," sesal Sahril.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































