Media Jepang-Taiwan Buru Kisah Usaha Baju Kucing Pria Bogor Ini

Khairunnisa Adinda Kinanti - detikNews
Minggu, 14 Nov 2021 18:25 WIB
Jakarta -

Menjadi seorang produsen dengan menciptakan produk yang tidak biasa, tentu menjadi sebuah tantangan. Hal tersebut dirasakan Fredi Lugina (40) seorang pembuat baju kucing. Berbagai cara ia lakukan agar produknya dikenal banyak orang, melalui postingan di media sosial ternyata membuat bisnis kostum kucingnya viral. Bahkan, Fredi juga masuk berita dari media asing.

"Awal tahun 2020, salah satu website mengambil beberapa materi dari marketplace, katalog produk dan review pelanggan yang membeli produk saya untuk dijadikan berita. Pada akhirnya kantor berita internasional melihat berita kemudian datang ke saya dan hasil produksi kantor berita tersebut diambil beberapa negara di luar. Desember 2020 keluarnya Januari 2021 banyak beberapa kawan media yang kesini untuk meliput saya," ujar Fredi dalam program Sosok.

"Kalau yang (datang untuk meliput) langsung seperti Jepang memang ada orang Jepangnya, didampingi orang Indonesia, Taiwan juga sama. Kalau yang lain memang perwakilan kantor berita yang ada di Indonesia. Jadi orang Indonesia," lanjutnya.



Usaha yang dijalani Fredi tentu ada suka dan dukanya. Tidak jarang ia mendapat komentar dari masyarakat tentang bisnis yang ia jalani.

"Sukanya mungkin saya terus belajar, eksplore dan banyak teman-teman yang mengajari. Kalau dukanya karena saya produsen pakaian hewan, banyak juga pecinta hewan yang memberikan pandangan yang kurang baik katanya baju kucing itu hal yang tidak pantas untuk hewan atau kekerasan pada hewan," cerita Fredi.

Dalam menjalankan bisnis baju kucing Fredi menjelaskan bahwa bisnis baju kucing yang ia produksi hanya aksesoris untuk hewan dan tidak ada maksud untuk menyakiti hewan tersebut.

"Memang hewan sudah memiliki pakaian yang lebih bagus dari pakaian yang saya buat. Allah sudah membuat pakaian untuk hewan yang bagus sekali kita tidak bisa membuat bulu-bulu hewan. Saya hanya untuk aksesoris sama saja banyak juga orang yang menjual aksesoris untuk hewan," tutup Fredi.

(fuf/gah)