H-1 HUT RMS, Ambon Dijaga Ketat
Senin, 24 Apr 2006 14:47 WIB
Ambon - Menjelang HUT Republik Maluku Selatan (RMS), Kota Ambon dijaga ketat aparat TNI/Polri. Setiap pos di sudut-sudut jalan di dalam kota dijaga antara enam hingga delapan orang. Situasi ini berbeda dengan hari-hari biasa. Demikian pemantauan detikcom, Senin (24/4/2005) sejak pagi hingga sore. Di Jl. Jenderal Sudirman, pos polisi dijaga delapan personel polisi. Padahal hari Minggu (23/4/2006), pos ini hanya ditempati dua hingga tiga personel polisi. Pos Polisi ini membelah antara wilayah Batu Merah dan Mardika (dua wilayah pertama kali bentrok, 1999). Hal yang sama juga terlihat di Pos Polisi Gudang Arang, Kecamatan Nusaniwe. Sembilan personel polisi juga tampak stand by. Di sepanjang jalan menuju wilayah Kudamati dan Benteng Atas, Kecamatan Nusaniwe, beberapa personel polisi nampak berjaga-jaga di sepanjang jalan tersebut. Begitu juga personel TNI. Sekadar diketahui, kedua wilayah ini oleh pihak aparat keamanan dianggap rawan penaikan bendera RMS. "Ada beberapa titik rawan yang penjagaan dan pengawasannya agak berbeda. Misalnya wilayah Kudamati dan Benteng Atas," kata Kapolres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease, AKBP Leonidas Braksan kepada detikcom di ruang kerjanya.Kapolres menambahkan, satu hari menjelang HUT RMS, keamanan di kota Ambon ditingkatkan. "2000 personel polisi telah kami sebarkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama menjelang HUT RMS ini," tandasnya.Di samping itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak Kodim 1504 Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. "Untuk membantu personel polisi, kami juga melakukan koordinasi dengan pihak Kodim. Koordinasi tentang situasi Ambon terkini juga kami bicarakan," ujarnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Brigjen Pol Adityawarman meminta kepada warga kota Ambon untuk tidak terpancing dengan isu-isu menyesatkan maupun provokasi yang akan memperkeruh suasana kota Ambon dan Maluku yang semakin kondusif ini. "Saya minta situasi ini terus dijaga. Ambon dari hari ke hari kian baik. Jangan sampai kita terprovokasi," pinta Kapolda kepada wartawan di Mapolda, Jl. Rijali, Ambon.Kapolda juga meminta media cetak maupun elektronik di Ambon untuk tidak membesar-besarkan HUT RMS. "Janganlah dibesar-besarkan HUT RMS," pintanya.Hingga berita ini diturunkan, seorang warga Ambon sudah diamankan pihak kepolisian setelah tepergok menyimpan sebuah bendera RMS di rumahnya. Identitas pelaku belum dapat diketahui. Bendera berukuran besar itu kini diamankan Polres Pulau Ambon.
(asy/)











































