Pemerasan 48 WNA Modus Sex Phone, Pelaku Incar Korban di Aplikasi Kencan

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 18:07 WIB
Polda Metro Jaya menangkap 48 WNA pelaku cyber fraud di Jakbar
Polda Metro Jaya menangkap 48 WNA pelaku cyber fraud di Jakbar. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menangkap 48 warga negara China dan Vietnam di Jakarta atas dugaan penipuan dan pemerasan melalui dunia maya. Modus pelaku berkedok interaksi lewat aplikasi kencan.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan pelaku menggunakan aplikasi kencan untuk mengincar korban. Lewat aplikasi itu, pelaku seolah-olah mengajak korban menjalin hubungan.

"Jadi modus operandi adalah mereka punya aplikasi namanya Chinese dating application. Jadi seperti di Indonesia aplikasi cari jodoh. Di aplikasi ini para korban berkenalan mencari jodoh," kata Auliansyah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/11/2021).

Setelah intens berkomunikasi, pelaku kemudian meminta korban membuka pakaian. Diam-diam pelaku kemudian merekamnya.

Gambar dan video itu nantinya digunakan pelaku untuk memeras korban. Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada korban atau diancam foto dan video akan disebar.

"Setelah direkam, mereka baru lakukan kegiatan pengancaman, apabila korban tidak beri uang ke pelaku, mereka akan sebarkan foto bugil ke korban. Di sini kita temukan ada tindak pidana," ujar Auliansyah.

Sebanyak 48 warga negara asing ini terdiri atas 44 laki-laki dan 4 orang perempuan. Mereka rata-rata berasal dari China dan Vietnam.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Tonton juga Video: Detik-detik Penangkapan Sopir Angkot yang Tabrak Mati Satpam

[Gambas:Video 20detik]