Saat Chat Ketua BEM ke Rektor UI Tak Berbalas

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 17:27 WIB
Mahasiswa UI hujan-hujanan demo
Ketua BEM UI Berorasi di Aksi Tuntut Cabut Statuta UI (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

Ketua BEM Univeristas Indonesia (UI) Leon Avinda Putra mengaku sudah mencoba berkomunikasi dengan Rektor UI Ari Kuncoro terkait aksi guru besar, dosen, hingga mahasiswa UI yang menuntut Ari mencabut PP No 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI. Namun, Leon mengaku tidak ada balasan dari Ari Kuncoro.

Hal itu disampaikan Leon saat melakukan aksi di UI, Jumat (12/11/2021). Leon menunjukkan sebuah chat antara dia dan Rektor UI Ari Kuncoro. Isi chat Leon itu meminta Ari hadir menemui massa aksi yang menolak Statuta UI.

Bukti Chat yang Ditunjukan Ketua BEM UISaat Chat Ketua BEM ke Rektor UI Tak Berbalas/Bukti Chat yang Ditunjukkan Ketua BEM UI (M Hanafi/detikcom)

Terlihat chat itu hanya dibaca oleh Ari. Chat Leon itu tidak mendapat balasan apa pun.

detikcom juga sudah menghubungi Ari Kuncoro melalui pesan singkat. Namun, Ari tidak merespons hanya membaca pesan singkat yang dikirim detikcom.

Diketahui, saat hujan deras mengguyur Depok, guru besar, dosen, tenaga akademik, hingga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar unjuk rasa di Taman Rotunda, Kampus UI Depok. Mereka menuntut Rektor Ari Kuncoro dan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) mencabut PP No 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI.

"Ini adalah kesempatan terakhir yang diberikan kepada Rektor & Ketua MWA untuk menjelaskan duduk perkara PP 75/21 Statuta UI," kata perwakilan massa yang juga Dosen Ilmu Politik FISIP UI, Reni Suwarso, dalam keterangan tertulis.

Reni mengungkapkan aksi ini sudah dua kali dilakukan. Sejumlah surat juga sudah dilayangkan. Namun, kata dia, sampai saat ini belum ada respons dari Rektor dan Ketua MWA.

"Sebelumnya, dua kali aksi massa sudah dilakukan, sejumlah surat sudah dilayangkan, puluhan kali telepon, SMS, WA, dan chat sudah dikirimkan, Rektor dan Ketua MWA tidak kunjung berani menemui mahasiswa-stakeholder terbesar, penyumbang 60% pemasukan UI, yang berjumlah sekitar Rp 3 triliun per tahun," ungkap dia.

"Para penguasa saat ini memang MBUDEG (tidak mau mendengar) walaupun mereka paham bahwa ada masalah yang harus direspons," imbuh Reni.

Massa demo ini sebelumnya melakukan long march dari gedung FISIP ke Taman Rotunda. Saat ini massa sudah berkumpul di Gedung Rektorat.

Simak Video: Mahasiswa-Dosen UI Unjuk Rasa di Kampus, Tuntut Statuta Dibatalkan!

[Gambas:Video 20detik]




(zap/tor)