PPP Yakin Jokowi Tak Cawe-cawe di Muktamar, Siapa Cocok Pimpin PBNU?

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 11:16 WIB
Sebelum datang ke Konser Putih Bersatu di GBK, capres petahana Joko Widodo sempat berbincang dengan KH Maimoen Zubair dan Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Jokowi pun mendapat hadiah dari 2 ulama karismatik NU itu.
Foto: Presiden Joko Widodo (pol.)
Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siradj meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) netral di Muktamar NU. PPP yakin Jokowi tak akan cawe-cawe di Muktamar NU.

"Ya saya kira Presiden Jokowi memang netral ya dalam setiap perhelatan organisasi," kata Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Menurut Awiek, dalam dinamika partai politik pun, Jokowi tak ikut campur. "Termasuk juga partai politik, beliau netral tidak memihak ataupun mengarahkan kepada siapapun. Apalagi ormas keagamaan sekaliber NU, tentu Presiden tidak akan turut campur," ujar legislator asal Madura ini.

Lantas siapa sosok yang cocok memimpin PBNU menurut PPP? Awiek menyebut sejumlah kriteria.

"Ya yang bisa mengayomi semua anggota NU. Tidak masuk ranah politik praktis dan tidak identik dengan salah satu parpol," imbuhnya.

Seperti diketahui PBNU akan menggelar muktamar pada Desember mendatang. Menyikapi momen jelang muktamar, Said Aqil berharap Jokowi dan pemerintah bersikap netral.

"Harapan saya Pak Jokowi sebagai kepala negara ya dalam hal muktamar ini netral," kata Said Aqil dalam kunjungan silaturahmi PBNU dengan Transmedia, di Kantor Transmedia, Jakarta Selatan, Kamis (11/11).

Said Aqil menyebut NU memiliki gaya sendiri dalam melakukan muktamar. Said Aqil ingin ketua umum yang dipilih merupakan pilihan NU sendiri.

"Biarkan NU punya gaya sendiri, punya hasil pemilihannya sendiri," ujarnya.

(rfs/aud)