Korban Perampokan di PIK Sempat Pingsan Usai Rp 400 Juta Dibawa Pelaku

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 15:51 WIB
Sekuriti menunjukkan TKP pencurian Rp 400 juta dengan modus gembos ban di Pantai Indah Kapuk, Jakut
Sekuriti menunjukkan TKP pencurian Rp 400 juta dengan modus gembos ban di Pantai Indah Kapuk, Jakut. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Uang Rp 400 juta nasabah yang baru ditarik dari bank di Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakut, raib dibawa perampok modus gembos ban. Korban, seorang perempuan, yang mengetahui hal ini sempat pingsan.

Perampokan itu terjadi di parkiran foodhall di Jl Pantai Indah Utara, Pantai Indah Kapuk, Jakut, Rabu (10/11) siang, ketika mobil korban diparkir untuk mengganti ban yang gembos.

Sekuriti di lokasi bernama Mukhsin menjelaskan awalnya mobil yang ditumpangi korban parkir di tempat tersebut. Sopirnya lalu keluar untuk mengganti ban.

"Begitu dia masuk lokasi daerah sini, terus saya tanyalah kenapa. Dia jawab katanya ban mobilnya bocor, terus si sopirnya keluar buat ganti ban mobil, si mbaknya tetep diem di mobil di jok depan samping sopir," kata Mukhsin saat ditemui, Kamis (11/11/2021).

Menjelang 10 menit kemudian, Mukhsin melihat sopir mengejar seseorang. Setelah itu, sopir menelepon pihak kepolisian dan korban keluar mobil sambil gemetaran kemudian kemudian pingsan.

"Si sopir kan telpon dulu polsek setelah kejadian, terus si cewek keluar dari mobil sambil gemeter aja. Kita tanya nggak bisa karena masih kaget. Terus sempet pingsan juga dan kita yang nemuin," kata Mukhsin.

Menurutnya, tidak terdengar teriakan dari sopir ataupun korban ketika kejadian. Hal inilah yang membuat pihak sekuriti dan warga sekitar tidak sadar adanya perampokan di sana.

"Nggak pada sadar, dia juga nggak minta tolong ke siapa pun. Nggak ada teriakan, kalau ada perampokan biasanya kan teriak. Nggak tahu emang nggak teriak, nggak kedengeran karena lalu lintasnya ramai," ujar Mukhsin.

Mukhsin menambahkan, setelah dihubungi sopir, pihak kepolisian datang ke lokasi. Korban bersama sekuriti kemudian dimintai keterangan di Polsek Penjaringan.

(mea/mea)