Jokowi soal Jubir Presiden: Dijubiri Sendiri Aja

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 13:29 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab teka-teki juru bicara Presiden setelah Fadjroel Rachman diangkat menjadi Duta Besar Kazakhstan. Jokowi belum memilih jubir baru.

"Belum, dijubiri sendiri saja," kata Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan soal jubir kepresidenan setelah menghadiri acara HUT ke-10 NasDem di Akademi Bela Negara NasDem, Jl Pancoran Timur II, Jaksel, Kamis (11/11/2021).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menanggapi soal isu reshuffle yang mencuat belakangan ini. Jokowi belum berpikir untuk melakukan kocok ulang Kabinet Indonesia Maju.

"Reshuffle belum berpikir," ujar Jokowi.

Pengangkatan Fadjroel Rachman menjadi Dubes Kazakhstan sebelumnya meninggalkan kekosongan posisi jubir Presiden Jokowi. Fadjroel resmi dilantik Jokowi menjadi Dubes Dubes Kazakhstan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/10). Fadjroel digeser ke Kazakhstan setelah 2 tahun menjabat jubir Jokowi.

Hingga saat ini, Jokowi juga belum memberikan arahan apa pun tentang jubir presiden pengganti Fadjroel. Di samping itu, Istana sudah mempunyai tiga pejabat penting yang kerap menyampaikan pernyataan kepada publik.

"Sampai saat ini belum ada arahan Presiden. Selain itu, di Istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin kepada wartawan, Senin (25/10).

Pernyataan Bey tersebut senada dengan apa yang disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko beberapa waktu lalu. Moeldoko mengatakan ada tiga pejabat yang bisa mengatasnamakan Istana, antara lain dirinya sendiri, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung. Ketiganya memang merupakan pejabat tinggi yang langsung dilantik oleh Jokowi.

"Kita sepakati dulu bahwa kalau mengatasnamakan Istana itu representasinya kalau di staf presiden, satu Mensesneg, kedua Menseskab, lalu KSP. Jadi kalau tenaga ahli KSP berbicara atas nama Kantor KSP, bukan atas nama Istana," ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (12/11).

(knv/fjp)