ID Card Peserta Ganda
Muktamar PBR Terancam Molor
Minggu, 23 Apr 2006 20:03 WIB
Denpasar - Muktamar Islah PBR yang berlangsung tanggal 22-24 April terancam molor dari jadwalnya. Soalnya hingga hari ke-2, sebagian besar muktamirin belum mendapat kartu identitas. Bahkan jadwal acara dan tata tertib belum disahkan."Registrasi terlambat karena selain masalah administrasi yakni komputer yang digunakan hanya 3 unit, tapi karena tidak konsistennya panitia," ujar Sekretaris Panitia, yang juga Wakil Ketua DPW PBR Jawa Timur Fahmi Bahmid di Hotel Inna Grand Bali, Beach, Sanur, Bali, Minggu (23/4/2006).Panitia Muktamar sempat mengubah jadwal pendaftaran dari semula hari Sabtu menjadi hari Jumat. Hal ini dimanfaatkan oleh salah satu kandidat untuk mendaftarkan pendukungnya sebagai peserta muktamar.Akibatnya ketika sebagian besar peserta mendaftarkan diri pada hari Sabtu, panitia menolak sebagian peserta. Padahal mereka adalah utusan resmi dari DPC dan DPW."Ada sekitar 360 peserta yang memiliki ID card ganda," ujar Ketua DPP PBR Hasil Islah, Mahendradatta. Akibat masalah ini, jadwal muktamar yang seharusnya memasuki rapat paripurna, hingga Minggu (23/4/2006) pukul 18.00 WITA belum melaksanakan penetapan agenda dan tata tertib.Panitia Muktamar akhirnya memutuskan melakukan registrasi ulang terhadap seluruh peserta Muktamar secara manual. Satu persatu muktamirin dipanggil ke dalam ruangan dengan menggunakan daftar nama peserta Muktamar yang dikeluarkan oleh DPP PBR. Mereka diwajibkan menunjukkan identitas diri dan surat utusan dari DPW atau DPC.Hingga pukul 20.00 WITA Rapat Paripurna I untuk mensahkan agenda acara dan tata tertib belum dimulai. sebagian peserta sudah tampak berada di dalam ruangan.
(mar/)











































