Polri Siapkan Payung Hukum demi Jaga Legalitas Perekrutan Novel Baswedan dkk

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 15:59 WIB
Jakarta -

Polri menyebut proses perekrutan Novel Baswedan dkk menjadi ASN Polri tidak lama lagi akan segera selesai. Kini Polri tengah menyiapkan payung hukum guna menjaga legalitas perekrutan 57 mantan pegawai KPK tersebut.

"Sedang dibuatkan payung hukum terhadap pelaksanaan rekrutmen. Semua dipersiapkan sehingga, ketika dilakukan rekrutmen, dapat dijaga legalitasnya," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Dalam proses penggodokan payung hukum itu, Rusdi menyebut Polri akan terus bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait. Sebab, kata dia, payung hukum tersebut perlu disiapkan secara matang.

"Nanti dilihat. Di lingkungan Polri bagaimana proses rekrutmen itu ada dasar hukumnya. Ini yang perlu disiapkan secara matang mudah-mudahan bisa diselesaikan baik Polri, BKN, dan KemenPAN-RB. Kita tunggu saja," kata Rusdi.

Seperti diketahui, perjalanan berliku 57 orang eks pegawai KPK untuk menjadi ASN Polri mulai menemui titik terang. Polri menyebut proses perekrutan Novel Baswedan dkk kini hampir selesai.

"Tidak berapa lama lagi bisa diselesaikan," kata Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Rabu (10/11).

Rusdi menjelaskan, 57 mantan pegawai KPK tersebut kini tengah melakukan kelengkapan berkas perekrutan. Proses tersebut hingga saat ini dipastikan masih terus berjalan.

"Ini semua sedang dilakukan pelengkapan itu semua, sekarang sedang berjalan," ujarnya.

Sebanyak 57 mantan pegawai KPK yang dipecat karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), termasuk Novel Baswedan, akan direkrut menjadi ASN di Polri. Polri telah menerima surat permohonan penetapan kebijakan pengangkatan 57 eks pegawai KPK yang dikirim Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan 57 eks pegawai KPK itu akan ditempatkan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

(rak/fas)