DPRD Ingatkan Plt Gubernur Sulsel Aturan Wajib Baca Al-Qur'an Tak Mengikat

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 15:03 WIB
Wakil Ketua DPRD Sulsel Nimatullah (Noval-detikcom)
Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah (Noval/detikcom)
Makassar -

Pimpinan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) mengingatkan Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman agar tidak membuat aturan yang mengikat terkait Surat Edaran (SE) yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) membaca Al-Qur'an sebelum bekerja dan salat berjemaah saat mendengar azan.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sulsel Nimatullah, tak elok jika aturan itu mengikat dan berujung sanksi bagi ASN. "Pak (Plt) Gub harus bisa melihat secara proporsional soal itu," kata Nimatullah kepada detikcom, Rabu (10/11/2021).

Nimatullah menjelaskan kewajiban membaca Al-Qur'an itu sah-sah saja apabila bersifat imbauan.

"Kalau dia mengikat kan berarti ada sanksi, ada kinerja (yang akan dinilai) dan menurut saya itu kan tidak pas kalau dia sampai di situ," katanya.

Nimatullah juga menanggapi informasi beredar yang menyebut SE Plt Gubernur itu mengharapkan kepala OPD agar membantu melakukan upaya pengawasan terhadap ASN.

"Kepala OPD menindaklanjuti imbauan lebih lanjut saya kira bagus, (tapi) kalau itu menjadi semacam pekerjaan baru saya kira agak kurang pas, banyak pekerjaan lain dalam posisinya kepala pemerintahan," kata dia.

Nimatullah sekali lagi mengaku tak masalah terhadap SE Plt Gubernur. Tapi proporsional dalam penerapan SE itu penting.

"Karena ini kan pemerintahan, ASN itu tidak hanya orang Islam ada juga beragama lain, saya kira di situlah dijaga bagaimana beliau sebagai kepala pemerintahan bisa menjaga posisi itu," katanya.

Dia juga menegaskan tak setuju jika ada upaya pengawasan yang berujung sanksi.

"Kalau saya nggak bisa lah, nggak pas lah, sebagai imbauan saya kira bagus orang Islam baca Quran, bahkan kalau perlu dia kaji maknanya bagus, (tapi) sebagai imbauan," pungkas Nimatullah.

Sebelumnya diberitakan, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di bawah pemerintahannya membaca Al-Qur'an sebelum memulai kerja. ASN Pemprov Sulsel juga wajib salat berjemaah saat mendengar azan.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 451/10533/B.KESRA yang diteken Andi Sudirman di Makassar pada 29 Oktober 2019.

"Dengan edaran ini, sebagai bentuk pembinaan mental spiritual dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi ASN kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Andi Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (9/11).

(hmw/nvl)