Andre Rosiade: Gerindra Desak KemenBUMN Laporkan Kasus Garuda ke Penegak Hukum

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 19:49 WIB
Andre Rosiade
Foto: dok. Andre Rosiade
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade meminta Kementerian BUMN bersikap tegas dan jelas atas kasus meruginya maskapai Garuda Indonesia. Andre mendesak Kementerian BUMN melaporkan pelaku-pelaku dugaan korupsi kepada aparat penegak hukum.

"Nah, untuk itu, Pak, saya minta Pak Tiko (Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN) mewakili Menteri BUMN melaporkan masalah ini secara resmi pejabat garuda yang menandatangani kontrak-kontrak mahal itu ke aparat penegak hukum," kata Andre.

Hal tersebut disampaikan Andre saat rapat dengar pendapat antara Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia dengan Komisi VI DPR-RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Andre meminta Kementerian BUMN tidak pandang bulu atas permasalahan yang terjadi kepada setiap perusahaan BUMN yang ada. Dia lantas menyinggung keberanian Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo datang ke Kejaksaan Agung untuk melaporkan kasus korupsi Jiwasraya akhir 2019.

"Apalagi ini kita sudah dengar berkali-kali di video, Pak Dirut (Garuda Indonesia) juga menyatakan bahwa Garuda ini harga sewa pesawatnya berkali-kali lipat dari harga sewa pesawat di market, bahkan mendapat penghargaan sebagai penyewa pesawat termahal di dunia," tegasnya.

Untuk itulah Andre mendesak Kementerian BUMN segera menindaklanjuti masalah Garuda Indonesia dengan melaporkan pelaku dugaan korupsi yang membuat maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia itu terus merugi.

"Itu supaya jadi pembelajaran kepada pejabat-pejabat BUMN yang lain agar menjalankan tugasnya dengan penuh profesionalisme dan memberikan kontribusi yang baik bagi bangsa dan negara Indonesia. Jadi ini permintaan kami dari Fraksi Partai Gerindra," tegas Andre.

"Terserah Bapak mau ke KPK boleh, ke Kejaksaan Agung boleh, ke Bareskrim Polri boleh, tapi yang jelas sikap pemerintah terhadap masalah ini," sambungnya.

Selain itu, Kapoksi F-Gerindra di Komisi VI ini juga menegaskan sikap partainya jelas terhadap masalah Garuda ini, yakni penyelamatan Garuda Indonesia dan meminta pemerintah dan Garuda Indonesia berfokus melakukan restrukturisasi.

"Saya ingin menyampaikan sikap Fraksi Partai Gerindra sesuai arahan Bapak Prabowo Subianto Ketua Umum kami itu jelas, bahwa Partai Gerindra menginginkan opsi penyelamatan Garuda," jelasnya.

Dia berharap pemerintah mengesampingkan dulu Pelita Air Service serta melupakan opsi-opsi lain dalam menyikapi permasalahan Garuda Indonesia. Menurutnya, opsi yang paling penting itu adalah opsi penyelamatan Garuda, dan Partai Gerindra meminta pemerintah dan Garuda berfokus melakukan restrukturisasi.

"Jadi kita minta perintah bertarung dan berjuang sampai titik darah penghabisan sampai bagaimana Garuda ini selamat. Itu sikap resmi Fraksi Partai Gerindra. Fraksi Partai Gerindra meminta Garuda diselamatkan sebagai national flag carrier," tutupnya.

Lihat juga Video: Perusahaan Penerbangan Indonesia Kurangi Jumlah Pesawat

[Gambas:Video 20detik]



(eva/tor)