SBY Prihatin 2 Juta Ha Hutan Indonesia Rusak Setiap Tahun
Sabtu, 22 Apr 2006 15:32 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memperingati Hari Bumi Internasional dengan mencanangkan 'Kampanye Indonesia Menanam'. SBY prihatin dengan rusaknya hutan Indonesia. Setiap tahun, ada dua juta hektar hutan yang rusak. Acara ini dipusatkan di Area Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta, Sabtu (22/4/2006). Turut hadir dalam acara ini, Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, Menteri Kehutanan M.S Kaban, Menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, Gubernur DKI Sutiyoso, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, dan Seskab Sudi Silalahi. Acara ini juga dihadiri oleh para tokoh agama, seniman, dan para aktivis lingkungan. Tampak Ully Sigar Rusadi, Romo Mudji Sutrisno, dan Iwan Fals yang turut berpartisipasi dengan membuat dan menyanyikan lagu berjudul 'Tanam-tanam, Siram-siram' dan 'Pohon Untuk Kehidupan.' Pada kesempatan ini, SBY mengingatkan betapa pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan masyarakat. "Saya ingin mengingatkan kita semua bahwa kampanye Indonesia Menanam merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian kita terhadap bumi di mana kita hidup sekarang ini. Dan kita ingin hidup nyaman di muka bumi ini," ujar Presiden yang menegaskan pentingnya Kampanye Indonesia Menanam ini.SBY menyinggung tentang pencemaran udara yang makin tidak terkendali. "Lihat langit di atas kita kurang cerah, selalu penuh dengan asap polusi, tanah sering kita lihat gersang, hutan banyak yang rusak, pada musim hujan kita mengalami bencana banjir, sebaliknya pada musim kemarau kita mengalami kekeringan," jelas SBY.Presiden juga prihatin dengan kerusakan hutan saat ini. "Kita prihatin, bahwa hutan kita mengalami kerusakan lebih dari 2 juta hektar per tahun, ini tidak boleh kita biarkan, dan harus hentikan mulai sekarang, kita kurangi terus menerus sehingga akhirnya hutan itu menjadi lestari," ujar dia.Bila hal ini dibiarkan, lanjut SBY, kemungkinan bencana alam dapat terjadi kembali. "Karena itu saya meminta semua pihak untuk secara sungguh-sungguh menghentikan penyebab kerusakan hutan akibat penebangan liar dan kebakaran hutan," papar SBY.Presiden SBY juga meminta para gubernur, walikota, dan bupati di seluruh tanah air untuk menindaklanjuti gerakan ini di daerah masing-masing, untuk membangun dan mengembangkan hutan kota. Karena selain berfungsi sebagai paru-paru kota, hutan kota juga dapat difungsikan sebagai sarana penelitian, pendidikan, rekreasi, dan kelestarian flora dan fauna.Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga dipuji SBY dalam acara itu. "Saya senang, saya berterima kasih dan saya memberikan penghargaan kepada Gubernur DKI Jakarta karena Jakarta makin hijau dan makin indah. Saya ingin kota-kota di Indonesia juga makin hijau dan makin indah," kata dia. Menurut SBY, Jakarta tidak boleh kalah indah dan hijau dari Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Hanoi, Phnom Penh, Manila dan kota-kota lain. "Insya Allah dengan kerja keras bersama, Jakarta harus menjadi kota yang lebih hijau, lebih indah, lebih bersih tentunya sebagai kebanggaan kita bersama," papar SBY.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
