Naik KRL ke DPR Sejak 2015, Primus Yustisio Selalu Berdiri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 16:59 WIB
Primus Yustisio
Primus Yustisio (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Primus Yustisio sejak 2015 berangkat kerja dan mengunjungi daerah pemilihannya (dapil) menaiki kereta api listrik (KRL). Satu kebiasaan Primus setiap naik KRL, yakni berdiri.

"Saya sejak tahun 2015 lah (naik KRL), 2016. Saya ke dapil, saya bilang kok nyaman sekali, nggak capek. Dan saya biasa kalau naik KRL itu berdiri," kata Primus saat berbincang dengan detikcom, Selasa (9/11/2021).

Primus mendapat pujian dari masyarakat karena terlihat berangkat kerja menaiki KRL. Primus memiliki sejumlah alasan memilih KRL sebagai sarana transportasi untuk berangkat kerja.

"Sudah gitu on time lagi, nggak ada itu traffic (macet) di jalan. Ditambah sekarang KRL nyaman. Saya acungi jempol bahwa mereka (pengelola) itu menjaga sarana dan prasarananya. Fasilitasnya nyaman, bersih. Apa lagi yang sekarang ini prokesnya ketat sekali," papar anggota Komisi XI DPR itu.

Jika berangkat kerja ke DPR, Primus turun di Stasiun Palmerah. Dari Stasiun Palmerah, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu jalan kaki ke kompleks MPR/DPR.

"Jadi cuma kendalanya kadang-kadang kalau hujan waktu dari Stasiun Palmerah. Saya ke kantornya kan jalan kaki tuh, sekitar 300-400 meter menuju kantor. Nggak ada masalah sebetulnya, tapi kadang-kadang kalau kehujanan," tutur Primus.

Diberitakan sebelumnya, momen Primus naik KRL diunggah ke TikTok oleh akun @ayisahrulhamzah, seperti dilihat Selasa (9/11). Dalam unggahan tersebut, tampak foto Primus saat naik KRL sebelum pandemi, serta saat pandemi.

Dimintai konfirmasi, Primus mengatakan, pada Minggu lalu, dia memang pergi menaiki KRL. Ketika itu di hendak menuju Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Benar kejadiannya, tapi juga tidak sering dalam kondisi pandemi seperti ini," kata Primus saat berbincang dengan detikcom.

Tenjo merupakan salah satu kecamatan di daerah pemilihan (dapil) Primus. Dapil anggota Dewan yang lebih dulu dikenal sebagai aktor itu, yakni Jawa Barat V, yang meliputi Kabupaten Bogor.

"Dulu, kalau sebelum pandemi, memang dari dulu saya. Sudah beberapa tahun saya memang menggunakan KRL, karena itu memudahkan saya menuju tujuan di daerah pemilihan saya. Ada sekitar 6 kecamatan di sana. Jadi sangat memudahkan," cerita Primus.

(zak/tor)