BW Dampingi Pemprov DKI ke KPK Serahkan Dokumen 600 Halaman soal Formula E

Azhar Bagas Ramadhan, Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 12:20 WIB
Pemprov DKI sambangi KPK.
Pemprov DKI menyambangi KPK. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Perwakilan Pemprov DKI Jakarta, yakni Kepala Inspektorat DKI Jakarta Syaefullah Hidayat, dan Dirut PT JakPro Widi Amanasto hari ini akan menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Pemprov DKI ke komisi antirasuah itu untuk menyerahkan dokumen terkait Formula E setebal 600 halaman.

"Penyerahan dokumen setebal sekitar 600 halaman tersebut merupakan himpunan dari seluruh dokumen mulai proses persetujuan hingga persiapan yang diperlukan KPK untuk mendapatkan informasi secara detail dan utuh mengenai penyelenggaraan perhelatan event Formula E," kata Dirut JakPro Widi Amanasto dalam keterangannya, Selasa (9/11/2021).

Widi mengatakan pemberian dokumen ini untuk mendukung pemeriksaan KPK terkait Formula E yang saat ini sedang berlangsung. Juga memastikan akan bersikap transparan dalam menyampaikan perencanaan ajang balap mobil listrik itu.

"Kami siap bekerja sama penuh dalam memberikan informasi-informasi serta melaksanakan penugasan penyelenggaraan Formula E sesuai dengan koridor good corporate governance, risk & compliance (GCGRC), sebagaimana yang diamanatkan oleh Pemprov DKI Jakarta," jelas Widi.

Proses penyerahan dokumen ini didampingi Bambang Widjojanto (BW) dan Adnan Pandu Praja selaku dua pimpinan KPK periode 2011-2015. Tujuannya untuk memperlihatkan dukungan terhadap KPK dalam proses yang tengah dilakukannya agar dapat mengeliminasi potensi fraud sebagai bagian dari program pencegahan korupsi secara keseluruhan di lingkup pemerintahan dan BUMD DKI Jakarta.

"Langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI dan JakPro harus didukung dan diapresiasi serta sangat mengharapkan agar dinas dan instansi terkait mendukung upaya pemberantasan korupsi, khususnya pencegahan korupsi dengan siap 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk menuntaskan pekerjaan KPK," ujar Bambang.

Pantauan di lokasi, BW dan perwakilan Pemprov DKI tiba di KPK pukul 11.30 WIB. Rombongan langsung masuk ke dalam gedung KPK. Saat masuk ke lobi gedung, mereka langsung mengenakan kalung berwarna biru sebagai tamu.

JakPro berharap, melalui sikap terbuka ini, proses yang tengah dilakukan di KPK segera tuntas dilakukan, sehingga pihak JakPro dapat lebih fokus untuk memberikan perhatian pada pelaksanaan Formula E. JakPro meyakini kesuksesan gelaran Formula E akan mengangkat Jakarta dan Indonesia di mata dunia.

JakPro juga melaporkan, saat ini pihaknya sedang memfinalisasi lokasi sirkuit. Dari lima lokasi alternatif yang ditunjuk, Formula E Operation (FEO) akan memilih lokasi yang paling sesuai dengan standar FIA.

Gelaran balap Formula E sesi tahun 2021/2022 akan digelar sebanyak 16 kali di 12 kota, termasuk Jakarta. Angka ini meningkat dari hanya 11 balapan di 5 kota pada sesi tahun 2019/2020 saat pandemi sedang mencapai puncaknya, atau 15 balapan di 8 kota pada sesi tahun 2020/2021. Direncanakan paling tidak 11 tim akan berlaga di Jakarta, pada 4 Juni 2022 yang akan disiarkan secara live di 140 negara tersebut.

Simak video 'KPK Kaji Dokumen 600 Halaman Terkait Formula E':

[Gambas:Video 20detik]




(taa/idn)