6 Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit di Riau
Sabtu, 22 Apr 2006 12:55 WIB
Riau - Enam ekor gajah liar masuk ke perkampungan penduduk di Desa Kepenuhan dan Desa Kampung Baru, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.Gerombolan gajah ini sudah 3 hari berputar-putar di perkampungan tersebut. Aksi gajah masuk kampung ini memporak-porandakan 40 hektar perkebunan sawit dan pohon karet milik masyarakat setempat.Masyarakat pun tidak tinggal diam. Mereka berusaha menghalau kedatangan gajah. Hasilnya, 1 gajah jantan liar berhasil dijerat.Masyarakat selanjutnya melaporkan penangkapan gajah ini ke Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Menanggapi laporan masyarakat, Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau kini tengah berada di lokasi untuk mencari solusi atas tertangkapnya gajah tersebut.Staf BKSDA Riau Nasir Siregar kepada detikcom, Sabtu (22/4/2006) mengaku telah menerima laporan dari masyarakat yang menginginkan agar gajah liar direlokasi dari perkampungan.Menurut dia, tim BKSDA sudah mengumpulkan sejumlah keperluan untuk merelokasi 1 ekor gajah yang ditangkap masyarakat berupa rantai, obat bius serta menyediakan makanan untuk gajah.Dikatakan dia, keterlambatan tim tiba lokasi karena sebagian tim BKSDA tengah berada di hutan margasatwa Balairaja, Kabupaten Bengkalis yang juga sedang menangani relokasi gajah liar.Lebih lanjut, Nasir menambahkan BKSDA belum mendapat solusi merelokasi sejumlah gajah liar di kabupaten tersebut. Hingga kini, ada 8 ekor gajah liar yang ditangkap tim BKSDA belum direlokasi ke habitatnya."Kita tidak semudah itu untuk merelokasi gajah karena kita juga harus mencari habitat baru yang benar-benar bisa menjadi kehidupan buat gajah. Tahap awal kita ingin selamatkan 1 ekor yang dijerat masyarakat," kata Nasir.
(aan/)











































