Runway di Bandara Halim Sempat Mengelupas, Penerbangan Kini Kembali Normal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 21:51 WIB
Apron pesawat pribadi di Bandara Halim Perdanakusuma
Apron pesawat pribadi di Bandara Halim Perdanakusuma. (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Landasan pacu (runway) Bandara Halim Perdanakusuma sempat mengelupas. Penerbangan di Bandara Halim juga sempat dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Sudah diperbaiki dan seluruh penerbangan, baik penerbangan militer maupun sipil. sudah beroperasional secara normal," ujar Kadispenau, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, dalam keterangannya, Senin (8/11/2021).

Perbaikan runway dilakukan setelah ada laporan dari pesawat yang mendarat menyebutkan aspal mengelupas. Perbaikan berlangsung 1 jam.

"Beberapa pesawat yang delay landing, 3 pesawat Citilink (1 divert ke CKG) dan 1 pesawat charter. Setelah perbaikan semua pesawat dapat mendarat dengan aman," katanya.

Pengamat Penerbangan Alvin Lie menerima informasi terkelupasnya runway di Bandara Halim. Dia mendapat kabar landasan pacu itu terkelupas pada sore tadi.

"Iya hari ini terjadi lagi dan penerbangan yang ke Halim dialihkan ke Soetta. Makanya kan sudah urgent ya Halim itu diperbaiki secara total, jadi bukan tambal sulam, jadi fondasinya diperbaiki lagi," ujarnya.

Dia mengatakan mengelupasnya landasan pacu berdampak pada keselamatan penerbangan. Dia menyebut Bandara Halim sudah seharusnya diperbaiki secara total. Rencana setop operasi Bandara Halim selama 9 bulan dinilai momen yang tepat untuk peremajaan total.

"Sekarang saat yang tepat selagi pergerakan penumpang belum kembali normal dan penerbangan sementara bisa dialihkan ke Soetta. Sekarang kan penerbangan sudah menggeliat lagi tapi belum 100 persen," jelasnya.

Alvin mengatakan Bandara Halim merupakan jalur VVIP pergerakan kepala negara dan tamu negara sehingga harus diperbaiki secara sungguh-sungguh. Apalagi, sambung dia, gedung terminal Bandara Halim dianggapnya sudah kumuh.

"Tidak beroperasi 9 bulan untuk peningkatan, itu tadi perbaikan landasan pacu, taxi way, gedung terminal sebab perbaikan seperti sekarang tambal sulam, nggak ada habisnya, dan kalau sambil dipakai juga akan mengganggu penerbangan, lebih baik ditutup sementara, 9 bulan tak beroperasi dikerjakan total, jadi landasan pacu ditutup, dibongkar total, dibangun lagi, kemudian apron, terminal, taxi way, semua diperbaiki," ujarnya.

(idn/dhn)