Bertambah, Kasus Positif COVID-19 di SMPN 2 Depok Jadi 9

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 17:05 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Depok -

Kasus positif COVID-19 di SMPN 2 Depok, Jawa Barat, bertambah 8 orang. Kini total kasus positif COVID-19 di SMPN 2 Depok sebanyak 9 orang, terdiri dari enam siswa dan tiga guru.

Kepala SMPN 2 Depok, Salim Bangun, mengatakan penambahan kasus ini diketahui dari hasil swab test PCR yang dilakukan pada 3-5 November 2021.

"Swab dilakukan karena ada salah satu siswa kelas 9 terpapar COVID-19, akhirnya satu kelas PCR dan ditemukan 5 siswa dan 3 guru positif mengajar di kelas itu. Lalu kita membuat permohonan ke Puskesmas Depok Jaya dan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes PCR lanjutan," kata Salim, Senin (8/11/2021).

"Total ada 9 yang terpapar," tambahnya.

Salim juga mengatakan hari ini, Senin (8/11), dilakukan swab test PCR kepada 300 siswa. Swab test PCR ini dilaksanakan oleh Puskesmas Depok Jaya yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan DKI Jakarta.

"PCR hari ini dilakukan kepada 300 siswa, dilaksanakan oleh Puskesmas Depok Jaya bekerja sama dengan Nakes Jakarta," kata Salim, Senin (8/11/2021).

Ketua Satgas COVID-19 SMPN 2 Depok, Arief Setiawan, mengatakan besok, Selasa (9/11), pihak puskesmas akan melakukan swab test PCR bagi siswa yang kurang sehat. Jika siswa merasa kurang sehat dengan gejala pilek dan batuk, Arief mengimbau segera dilakukan swab test.

"Besok ada rencana dari pihak puskesmas sebagai perwakilan Dinas Kesehatan kota Depok akan men-swab siswa yang diprioritaskan bagi yang kurang sehat berdasarkan laporan," tutur Arief.

"Karena kurang sehat ini bermacam-macam, bisa cacar atau tifus, tetapi agar tidak ada spekulasi yang merasa kurang sehat atau ada gejala pilek, dan batuk segera di-swab," sambungnya

Selanjutnya, Arief menjelaskan belum ada instruksi apa pun dari Satgas COVID-19 Kota Depok tentang pelaksanaan PTM terbatas. Terutama, tentang perpanjangan penghentian PTM terbatas.

"Hingga hari ini kami belum mendapat informasi dan arahan seperti itu. Keputusan masih yang pertama, masuk kembali PTMT tanggal 10 November," imbuh Arief.

Awal Mula Temuan Kasus

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa di SMPN 2 Depok terkonfirmasi positif COVID-19. Kini kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 2 Kota Depok dihentikan sementara.

Juru bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana membenarkan adanya satu siswa SMPN 2 Kota Depok yang positif COVID-19. Atas kejadian ini, pihaknya melakukan swab terhadap 50 orang yang sempat melakukan kontak erat dengan siswa itu.

"Di SMP 2 benar ada satu siswa positif dan hari ini dilakukan swab terhadap 50 orang kontak erat," kata Dadang saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).

(isa/isa)