Evakuasi Warga Merapi Dilakukan Jika Statusnya Awas

Evakuasi Warga Merapi Dilakukan Jika Statusnya Awas

- detikNews
Sabtu, 22 Apr 2006 03:20 WIB
Jakarta - Diberlakukannya evakuasi bagi warga di sekitar Gunung Merapi akan dilakukan jika sudah terjadi perubahan status Siaga menjadi Awas."Kita sudah memutuskan, jika suatu keadaan sudah Awas maka evakuasi menjadi suatu keharusan," ujar pria yang kerap dipanggil Ical.Hal ini dikatakannya usai mengikuti Pembukaan Rapat Majelis Pimpinan Paripurna ICMI di Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2006).Ical menambahkan, saat ini masyarakat harus mengikuti setiap petunjuk operasional dari bupati. Hal ini karena semua aparat pemerintahan termasuk dari pusat berada di bawah kendali operasi (BKO) bupati."Masyarakat harus mengikuti semua satu petunjuk operasional dari bupati. Semua aparat-aparat dari provinsi, semua departemen di BKO-kan ke bawah bupati," tegas Ical.Sejauh ini, menurut Ical, pemerintah telah siap untuk menghadapi bencana yang ditimbulkan oleh ledakan gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini. Semua aparat pemerintahan dari pusat hingga kabupaten-kabupaten di sekitar Gunung Merapi sudah mempersiapkan diri."Sudah disiapkan semua. Bahkan TNI juga sudah menyatakan kesiapannya," tegas Ical.Ical menceritakan kemungkinan terburuk dari letusan gunung Merapi ini adalah korban 80 ribu jiwa. Tapi skenario itu terjadi jikasedimen-sedimen yang berumur 40 tahun di puncak Merapi itu ikut runtuh."Skenario kedua, yang ke arah barat daya, hanya 45 ribu. Skenario 3 dan 4 jauh lagi di bawah itu," terang Ical. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads