SBY: Wacana dan Debat Biasa Dalam Iklim Demokrasi
Sabtu, 22 Apr 2006 02:59 WIB
Jakarta - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), seakan menjawab ketegangan hubungannya dengan mantan Ketua MPR Amien Rais, Jenderal (Purn) Try Sutrisno dan Jenderal (purn) Wiranto. Dia menandaskan, wacana dan debat biasa dalam iklim demokrasi."Dalam gelombang reformasi dan demokratisasi di negeri kita, muncul berbagai wacana dan debat. Tidak usah kita menganggap sesuatu yang tidak wajar. Itu biasa dalam iklim demokratisasi," kata SBY.Hal ini dikatakannya saat membuka Rapat Majelis Pimpinan Paripurna ICMI di Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2006). Rapat majelis ini akan berlangsung hingga Minggu (23/4/2006).Hadir pula Ketua Dewan Penasehat ICMI dan sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshidiqie, mantan Presiden RI sekaligus inisiator ICMI, BJ Habibie serta beberapa menteri.Menurut SBY, wacana dan debat itu diperlukan sebagai sebuah telaah kritis terhadap pembangunan yang saat ini berlangsung. Telaah-telaah kritis itu diperlukan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan."Melakukan telaah tidak ditabukan. Menjadi bagian tidak terpisahkan dalam pembangunan. Kita telaah, apakah yang kita lakukan saat ini sudah tepat adanya atau akan kita lakukan perbaikan dan penyempurnaan di sana-sini," tegas SBY.SBY mengingatkan semua pihak agar tidak terjebak dalam benturan ideologi yang kaku seperti kapitalisme lawan globalisme atau pasar lawan negara."Di negara manapun itu unfinished debate. Yang penting mari kita pahami, masalah-masalah fundamental yang kita hadapi, kita tilik. Kemudian kita kembangkan sistem, model, strategi dan konsep yang tepat untuk negeri kita," nasehat SBY.Lebih lanjut presiden berpesan kita harus bisa keluar dari clash of ideology yang kaku itu."Karena bukan itu yang kita butuhkan. Yang kita butuhkan adalah telaah dan kajian apa yang kita bisa lakukan bersama dalam membangun bangsa dan negara kita di masa yang akan datang," tandasnya.
(atq/)











































