Oknum Polisi Keroyok 3 Wanita
Jumat, 21 Apr 2006 22:29 WIB
Ambon - Gila benar polisi yang satu ini. Pakai bawa massa lagi. Yang lebih aneh lawannya bukan lelaki, melainkan tiga wanita lemah. Akibatnya, ketiga wanita yang merupakan kakak beradik babak belur.Aksi main hakim sendiri ini dilakoni Bripka GT, anggota Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease beserta tujuh orang rekannya masing masing, MI, JN, J, IN, BA, BT dan JT. Sedangkan korban bernama Ace, Tasya dan Helena Hendriks.Peristiwa ini terjadi di rumah keluarga Ferdinandus di Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe kota Ambon, Sabtu (14/4/2006) lalu. "Beta harus lakukan ini, supaya Bapak Kapolres dan Kapolda mengetahui perbuatan anak buahnya yang semena-mena," kata Helena lirih, Jumat(21/4/2006). Helena yang didampingi suaminya, Rely Hendriks mengatakan, baik dirinya dan kedua saudaranya sudah diambil visumnya di RSU dr Haulussy Ambon. Hsil visum ini dijadikan barang bukti bagi kepolisian mengusut kasus ini. "Saya baru melapor kepada polisi hari ini (Jumat)," ujarnya.Sebenarnya, kata Helena, masalah yang menimpa dia dan saudaranya hanyalah kesalahpahaman antara seorang tetangga mereka, Esau. "Saat itu dua orang keluarga Hendriks lagi dibentak-bentak Esau. Lalu saya keluar dan melerai mereka untuk tidak bertengkar. Saya juga minta Esau untuk pulang. Ehhh...piring-piring dibanting Esau. Saya kaget saat itu," papar Helena.Esau kemudian pulang ke rumah. Sayang dendam masih kesumat, Esau kembali lagi bersama GT, oknum polisi plus tujuh lelaki berbadan kekar dan langsung mendatangi rumah keluarga Hendriks. Apa yang terjadi, pintu rumah didobrak, ketiga wanita kakak beradik yang saat itu berda di dalam rumah mereka dihajar hingga babak belur. "Kami saling memeluk, namun pukulan dan tendangan dari tujuh lelaki itu terus mendarat di tubuh kami. Kami terus teriak meminta ampun," tutur Helena.Hingga kini masih belum terlihat ada penanganan serius oleh Polres Pulau Ambon. Kapolres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease mengaku sudah mendapat laporannya. "Kami sudah dapat laporannya. Dan akan kami tindak lanjuti kasus ini. Apalagi melibatkan anak buah saya," ujar Kapolres, AKBP Leonidas Braksan.
(atq/)











































