Idap AIDS, Napi LP Kerobokan Denpasar Tewas

Idap AIDS, Napi LP Kerobokan Denpasar Tewas

- detikNews
Jumat, 21 Apr 2006 21:43 WIB
Denpasar - Seorang narapidana LP Kerobokan, Denpasar, Bali meninggal akibat AIDS. Narapidana yang terjerat kasus narkoba ini meninggal di RSUP Sanglah Denpasar. Narapidana Yogi Trisandi (29) meninggal Kamis (20/04/2006), pukul 18.00 Wita setelah tiga hari dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. "Tadi malam ada yang meninggal satu karena HIV/AIDS," kata Kalapas Bromo Susetyo di kantor Gubernur Bali, Jl. Basuki Rahmat, Denpasar, Jumat (21/04/2006). Narapidana ini divonis dengan masa hukuman 1 tahun dan rencananya akan menghirup udara bebas pada 22 Mei 2006. Bromo mengaku tidak mengetahui jumlah narapidana dan tahanan di LP Kerobokan yang positif mengidap HIV/AIDS. Penghuni LP Kerobokan berjumlah sekitar 700 orang. Dari seluruh penghuni, 50 persen tersangkut masalah narkoba. Bromo mengatakan telah bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Bali serta kelompok kerja untuk melakukan pembinaan di dalam Lapas. Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Polisi I Made Mangku Pastika usai bertemu dengan KPAD Bali mengaku tidak terkejut dengan adanya narapidana yang meninggal karena AIDS di LP Kerobokan. "Hampir tiap minggu ada yang mati itu, coba cek di Kerobokan hampir tiap minggu ada yang mati satu itu karena overdosis atau HIV/AIDS. Itu problem kita," kata dia. Dokter LP kerobokan AA Gde Hartawan menyatakan Yogi meninggal karena AIDS yang dideritanya sudah kronis. Yogi sendiri sebenarnya rutin mengkonsumsi anti retroviral (ARV), obat menambah ketahanan penderita AIDS. "Yang memakai ARV di Lapsa sebenarnya saat ini sudah ada tujuh orang, termasuk yang meninggal ini," kata dia. (asy/)


Berita Terkait